IDI Lampung Rilis Panduan Pencegahan Dampak Abu Vulkanik dari Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau

IDI Lampung Rilis Panduan Pencegahan Dampak Abu Vulkanik dari Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau

IDI Lampung Rilis Panduan Pencegahan Dampak Abu Vulkanik Gunung Krakatau. -Foto.Instagram@Idilampung-

RADARLAMPUNG.CO.ID- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Lampung mengeluarkan imbauan serta panduan resmi bagi masyarakat untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat sebaran abu vulkanik dari aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau.

​Ketua IDI Wilayah Lampung, dr. Josi Harnos, MARS, mengingatkan bahwa abu vulkanik dapat terhirup dan masuk ke mata, hidung, tenggorokan hingga paru-arunya, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan yang serius.

Potensi Gangguan Kesehatan Akibat Abu Vulkanik

​Paparan abu vulkanik secara langsung dapat memicu berbagai masalah medis, di antaranya:

BACA JUGA:Pembatalan Penerbangan dari dan ke Lampung akibat Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau?

​ISPA dan Bronkitis: Menyebabkan iritasi saluran napas, batuk, pilek, sakit tenggorokan, hingga sesak napas.

​Asma dan PPOK: Memicu serangan asma serta memperberat kondisi Penyakit Paru Obstruktif Kronis pada pasien rentan.

​Pneumonitis & Fibrosis Paru: Paparan jangka panjang berisiko menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan paru.

​Iritasi Mata (Konjungtivitis): Ditandai dengan mata merah, berair, terasa perih, gatal, dan pandangan kabur.

BACA JUGA:Gunung Anak Krakatau Erupsi Semburkan Lava Pijar, Pemkab Lamsel Siagakan Posko Dampak Abu Vulkanik

​Iritasi Kulit (Dermatitis): Menyebabkan kulit kering, gatal, kemerahan, serta ruam akibat kontak langsung dengan abu.

Langkah Pencegahan untuk Masyarakat

​Guna melindungi diri, keluarga, dan lingkungan dari paparan abu vulkanik, IDI Wilayah Lampung melalui akun Instagram resminya @idilampung membagikan langkah-langkah pencegahan penting:

​Gunakan Masker: Utamakan masker jenis N95 atau KN95 yang lebih efektif menyaring partikel debu halus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: