MTQ Ke-55 di Bandar Lampung Resmi Dibuka, Bunda Eva Dukung Generasi Berilmu dan Berakhlak

MTQ Ke-55 di Bandar Lampung Resmi Dibuka, Bunda Eva Dukung Generasi Berilmu dan Berakhlak

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana membuka secara resmi MTQ ke-55 di Bandar Lampung-Foto Kominfo Bandar Lampung-

RADARLAMPUNG.CO.ID-  Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 M / 1448 H resmi dibuka pada Sabtu malam, 26 September 2026.

Perhelatan keagamaan yang menjadi agenda tahunan tersebut dibuka secara langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

Suasana khidmat dan penuh keberkahan mewarnai jalannya acara pembukaan yang dipusatkan di Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung.

Ajang ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemkot Bandar Lampung, hingga ribuan masyarakat setempat yang antusias menyaksikan pembukaan.

BACA JUGA:Resmi Buka MTQ ke-II Unila, Rektor: Bentuk Karakter Unggul dan Imbang Spiritual

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menegaskan bahwa ajang MTQ bukan sekadar perlombaan biasa.

Ia menyampaikan bahwa MTQ bukan hanya tempat untuk menunjukkan kebolehan membaca, menghafal, maupun memahami Al Qur'an.

Lebih dari itu, menurutnya, MTQ merupakan momentum penting guna memupuk  kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Selain meningkatkan rasa cinta, ajang ini juga diharapkan mendorong masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:MTQ Kota Bandar Lampung 2025 Jadi Momentum Lahirkan Qori-Qoriah Baru Hadapi Ajang Provinsi dan Nasional

"Sangat tepat apabila MTQ Ke-55 tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Al-Qur'an dalam Kehidupan Sehari-hari'," ujar Bunda Eva.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Tapis Berseri ini menjelaskan bahwa tema yang diusung memiliki makna yang sangat mendalam.

Terutama, kata dia, dalam mendukung arah dan proses pembangunan karakter masyarakat Kota Bandar Lampung ke depan.Ia menjabarkan, makna berilmu adalah dorongan bagi masyarakat untuk terus belajar dan meningkatkan pengetahuan tanpa henti.

Sementara itu, poin berakhlak menekankan pentingnya menjadikan ajaran agama sebagai fondasi utama dalam bertindak dan bermasyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait