ITERA Berdayakan Peternak PKH Desa Kalisari melalui Biokonversi Limbah Peternakan

ITERA Berdayakan Peternak PKH Desa Kalisari melalui Biokonversi Limbah Peternakan

ITERA Berdayakan Peternak PKH Desa Kalisari melalui Biokonversi Limbah Peternakan. -Foto Tim Pengabdian Dosen Itera-

RADARLAMPUNG.CO.ID– Institut Teknologi Sumatera (ITERA) telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pemberdayaan Peternak Penerima Manfaat PKH Desa Kalisari melalui Biokonversi Limbah Peternakan menjadi Produk Serbaguna Berbasis Rekayasa Proses dan Kewirausahaan Berkelanjutan", pada 12 September 2026.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dalam mengolah limbah peternakan menjadi produk bernilai guna sekaligus berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi.

Kegiatan diikuti oleh masyarakat penerima manfaat PKH Desa Kalisari dan didampingi Eka Susi Wahyuni, selaku Pendamping PKH Desa Kalisari. 

Dalam sambutannya, Eka menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program dan berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperoleh pengetahuan serta keterampilan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat diikuti dengan baik oleh masyarakat. Semoga pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh nantinya dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Eka.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Rekognisi PkM PDB ITERA, Muhamad Yogi Saputra, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk mendorong masyarakat melihat limbah peternakan bukan hanya sebagai sisa kegiatan peternakan, tetapi sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai guna.

“Melalui program ini, kami berharap masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengolahan limbah, tetapi juga memiliki keterampilan untuk mengembangkan hasil biokonversi menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Ke depan, keterampilan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan usaha masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Yogi.

Sebagai bagian dari penguatan aspek rekayasa proses, Ir. Fauzi Yusupandi, S.ST., M.T., IPM., ASEAN.Eng. menyampaikan materi mengenai reaktor biokonversi dan penerapannya dalam pengolahan limbah peternakan.

Materi tersebut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi untuk mengolah limbah menjadi produk yang lebih bermanfaat dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

Pada sesi berikutnya, Dr Rahmat Kurniawan, S.Si. memberikan materi mengenai pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan memanfaatkan limbah organik.

Materi difokuskan pada prinsip dan tahapan pengolahan bahan organik menjadi pupuk yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian sekaligus mengurangi limbah yang dibuang ke lingkungan.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, mahasiswa KKN Rekognisi PkM PDB ITERA turut melakukan demonstrasi pengolahan limbah rumah tangga menjadi POC. 

Melalui praktik tersebut, masyarakat dapat melihat secara langsung tahapan pengolahan sehingga teknologi yang diperkenalkan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat diterapkan secara mandiri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pemberdayaan yang mengintegrasikan biokonversi limbah, rekayasa proses, dan kewirausahaan berkelanjutan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait