Menyalakan Harapan di Garis Depan: Dedikasi Tanpa Batas Pejuang Anti Narkoba Lampung
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Ketua DPD Granat Provinsi Lampung H.Tony Eka Candra.-Foto.Dok.DPD Granat Provinsi Lampung -
Oleh:
H.Tony Eka Candra
Ketua DPD Granat Provinsi Lampung
Di balik angka-angka statistik penyalahgunaan narkotika yang sering kita baca, terdapat realita pahit tentang masa depan yang nyaris karam.
Namun, di tengah ancaman yang kian nyata tersebut, Provinsi Lampung beruntung memiliki sekelompok individu yang memilih untuk tidak berpaling.
Mereka adalah barisan Konselor dan Penyuluh GRANAT (Gerakan Nasional Anti Narkotika) yang tersebar hingga ke pelosok kabupaten dan kota.
Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung, H. Tony Eka Candra, menyebut mereka sebagai pejuang yang berdiri tegak tanpa seragam militer, namun memiliki keteguhan hati yang luar biasa dalam melawan peredaran gelap narkoba.
Panggilan Jiwa, Bukan Sekadar Tugas
Bagi para pejuang GRANAT ini, gerakan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) bukan sekadar menjalankan program pemerintah. Ini adalah panggilan jiwa.
Saat masyarakat mungkin merasa lelah atau apatis dengan berita narkoba yang terus berulang, para penyuluh ini justru semakin gencar turun ke lapangan.
Dari kampus hingga kampung, dari sekolah hingga komunitas yang sering kali dihindari, mereka hadir. Misinya satu: membuka mata hati masyarakat bahwa "kesenangan sesaat" yang ditawarkan narkoba adalah pintu menuju kehancuran yang menyisakan luka seumur hidup.
Merangkul yang Terluka
Perang melawan narkoba sering kali identik dengan penangkapan dan jeruji besi.
Namun, di mata para Konselor GRANAT, ada sisi lain yang lebih krusial: kemanusiaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
