Santri Indonesia Menjaga Alam: Menumbuhkan Semangat Eko-Teologi Pramuka Santri

Santri Indonesia Menjaga Alam: Menumbuhkan Semangat Eko-Teologi Pramuka Santri

-Dok pribadi-

Oleh : Taufiq Kurohman, M.Ag*

*Kasubbag TU Inspektorat II Itjen Kemenag

 

RADARLAMPUNG.CO.ID— Pelaksanaan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) 2026 di Annur Malang menghadirkan lebih dari sekadar perjumpaan ribuan Pramuka Santri dari berbagai penjuru Indonesia.

Di balik aktivitas perkemahan, keterampilan kepramukaan, persaudaraan, dan berbagai kegiatan yang berlangsung, terasa pesan penting tentang hubungan manusia dengan alam.

Pesan itu terangkum dalam tema “Santri Indonesia Menjaga Alam.”

Tema tersebut menjadi menarik karena mempertemukan tiga hal sekaligus: identitas santri, nilai-nilai kepramukaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Ketiganya bertemu dalam satu kesadaran bahwa menjaga alam bukan sekadar persoalan ekologis, tetapi juga memiliki dimensi spiritual.

 

Inilah yang dapat disebut sebagai eko-teologi: cara pandang yang menempatkan kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari kesadaran keagamaan.

 

Bagi seorang santri, alam bukan sekadar tempat manusia tinggal. Alam adalah bagian dari ciptaan Allah yang memiliki keteraturan, keseimbangan, dan manfaat bagi kehidupan. Manusia diberikan amanah untuk memakmurkan bumi, bukan mengeksploitasinya tanpa batas.

 

Karena itu, menjaga kebersihan, mengurangi sampah, menghemat air, merawat pepohonan, dan menggunakan sumber daya secara bijak sejatinya bukan hanya perilaku ekologis. Ia dapat menjadi bagian dari pengamalan nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait