Memperkenalkan Sekolah Internasional Sebagai Pilot Project Bahasa Portugis
Pengamat Pendidikan UIN Raden Intan Lampung Prof Syafrimen dan Pengamat Pendidikan Universitas Lampung (Unila), Naili Adilah Hamhij, M.Pd menyoroti rencana pembelajaran bahasa Portugis di sekolah. Foto Kolase Anggi Rhaisa/Radar Lampung--
BACA JUGA:Dorong Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Mahasiswa, UPT Bahasa Unila Buka Kelas Duolingo
"Saya menilai bahasa portugis dalam kurikulum nasional antara diplomasi bahasa dan kearifan lokal,"jelas Prof Syafrimen.
Memang bahasa sebagai Jembatan diplomasi dan Ilmu pengetahuan, sambung Prof Syafrimen, apalagi penguasaan bahasa portugis dapat membuka jalur diplomasi baru serta peluang kolaborasi akademik, riset, dan perdagangan.
BACA JUGA:Imabsi Bawa Bahasa Indonesia Mendunia: Fabula 2025 Gaet Peserta dari Jepang hingga Australia
Akan tetapi, pengajaran bahasa Portugis bukan perkara boleh atau tidak, melainkan bagaimana dan untuk tujuan apa kebijakan itu dijalankan.
Bila dirancang dengan perencanaan matang, berbasis riset, dan berpijak pada kearifan budaya bangsa.
BACA JUGA:Bukan Cuma Susuk dan Kamuorang, Ini Daftar Bahasa Gaul Khas Warga Lampung
Langkah ini dapat menjadi strategi cerdas dalam memperluas diplomasi bahasa dan memperkaya horizon pendidikan nasional.
Namun tanpa kesiapan sumber daya dan arah yang jelas, kebijakan tersebut berisiko kehilangan makna dan menjadi simbol tanpa jiwa.
BACA JUGA:Jangan Abai! Setiap Kamis, Masyarakat Diajak Berbahasa Lampung untuk Menumbuhkan Cinta Budaya Lokal
Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan refleksi jati diri dan peradaban.
Mengajarkan bahasa baru berarti menanamkan kesadaran akan keberagaman sambil meneguhkan akar kebangsaan.
BACA JUGA:Dorong Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Mahasiswa, UPT Bahasa Unila Buka Kelas Duolingo
Dengan kebijakan yang visioner, terukur, dan berkarakter, Indonesia dapat melahirkan generasi yang fasih berbahasa dunia.
Namun tetap berjiwa Indonesia, bangga pada bahasa, teguh pada budaya, dan terbuka pada peradaban global.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
