SMA Siger Tetap Gelar KBM, Pemkot Bandar Lampung Pastikan Dukungan Pendidikan Berkelanjutan
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana saat diwawancarai mengenai keberlanjutan sekolah siger (Foto sebelah kanan) dan Waka Kurikulum SMA Siger Dra.Kariyati Astrawinata,M.Pd saat diwawancarai disekolah pada Kamis (5/2) (Foto Sebelah Kiri).-Foto. Anggi Rhaisa dan Lia Nanda Agustina/Radar Lampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID– Di tengah proses perizinan yang masih berjalan, SMA Siger memilih untuk tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) seperti biasa.
Langkah ini diambil untuk memastikan hak belajar puluhan siswa tetap terpenuhi, meskipun ada ketidakpastian administratif.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Dra. Kariyati Astrawinata, M.Pd., menegaskan bahwa pihak sekolah berperan sebagai pelaksana di lapangan dan masih menunggu arahan resmi dari yayasan.
“Kami di sekolah fokus pada pembelajaran. Hingga saat ini, kami masih menunggu instruksi yayasan terkait langkah lanjutan, termasuk kemungkinan pemindahan siswa,” ujarnya.
BACA JUGA:DPRD Bandar Lampung Dorong SMA Siger Lengkapi Persyaratan Operasional
Kegiatan belajar mengajar di SMA Siger tetap berjalan normal. Siswa hadir ke sekolah, guru mengajar sesuai kurikulum, dan suasana belajar tetap kondusif.
Kariyati menambahkan, menghentikan pembelajaran secara tiba-tiba dapat berdampak psikologis bagi siswa, terutama bagi mereka yang sebelumnya sudah sempat mengalami putus sekolah.
Sebagian besar siswa SMA Siger berasal dari keluarga kurang mampu. Banyak dari mereka tidak tertampung di sekolah negeri dan tidak memiliki biaya untuk masuk sekolah swasta berbayar. SMA Siger menjadi alternatif agar anak-anak tetap mendapatkan pendidikan.
“Kalau orang tua mampu, tentu memilih sekolah swasta yang sudah mapan. Faktanya, sebagian besar siswa di sini membutuhkan akses belajar tanpa biaya,” jelasnya.
BACA JUGA:Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Tegaskan Dukung Sekolah Siger tapi Wajib Taat Regulasi
Mengenai pemindahan siswa, pihak sekolah tidak melarang jika orang tua ingin memindahkan anaknya. Namun, hingga kini hanya dua hingga tiga siswa yang pindah karena kemampuan finansial.
“Kami tidak memaksa siapa pun, tapi yang terpenting adalah anak-anak tetap bisa belajar,” tambah Kariyati. Saat ini, sekitar 40 siswa aktif mengikuti pembelajaran di SMA Siger
Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung operasional SMA Siger. Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa sekolah ini hadir untuk memastikan seluruh anak, terutama yang kurang mampu, tetap memiliki kesempatan belajar.
BACA JUGA:Lestarikan Budaya Lokal, Batik Siger Kian Berkembang Bersama Pemberdayaan Rumah BUMN BRI
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
