Buka Peluang Karier Global, BEM FT Unila Gelar ECE 2026 dan Sosialisasi Beasiswa Kerja ke Jepang

Buka Peluang Karier Global, BEM FT Unila Gelar ECE 2026 dan Sosialisasi Beasiswa Kerja ke Jepang

Dekan FT Unila, Dr. Ahmad Herison, S.T., M.T menegaskan pentingnya adaptasi mahasiswa terhadap iklim dunia kerja global. -Dok Universitas Lampung-

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik (FT) Universitas Lampung (Unila) memfasilitasi langkah mahasiswa menuju dunia kerja internasional.

Melalui gelaran Engineering Career Expo (ECE) 2026, BEM FT Unila mengadakan sosialisasi kesempatan bekerja di Jepang bersama PT Joyful Care Indonesia pada Jumat, 11 September 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula A2.1 lantai dua Dekanat FT Unila ini dihadiri langsung dan dibuka secara resmi oleh Dekan FT Unila, Dr. Ahmad Herison, S.T., M.T.

BACA JUGA:Genap Usia 24 Tahun, FK Unila Perkuat Daya Saing dan Kontribusi Kesehatan Masyarakat

Dalam sambutannya, Dr. Ahmad Herison menegaskan pentingnya adaptasi mahasiswa terhadap iklim dunia kerja global yang kini tidak lagi mengenal batas wilayah antarnegara.

Ia mengingatkan para mahasiswa agar tidak hanya bergantung pada capaian akademis semata.

"Dunia kerja saat ini sudah tidak mengenal batas negara. Tidak cukup hanya memiliki IPK tinggi. Kita harus bisa melengkapi kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja," ujar Ahmad Herison.

Menurutnya, dua aspek kunci yang wajib dimiliki calon lulusan adalah penguasaan keterampilan teknis (skill) dan bahasa asing, disertai mental keberanian.

BACA JUGA:Enam Bakal Calon Rektor Unila 2027-2031 Tuntas Uji Kesehatan Jiwa

"Yang utama adalah skill dan bahasa. Kita juga harus berani melawan rasa takut," tambahnya.

Ia mengimbau mahasiswa untuk memanfaatkan setiap peluang memperoleh pengalaman kerja luar negeri sebagai modal berharga dalam menghadapi persaingan global yang dinamis.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala Kerja Sama PT Joyful Care Indonesia, Fitri Naulia.

Ia memaparkan perannya sebagai lembaga pendidikan bahasa Jepang dan perekrutan tenaga kerja, khususnya penyaluran melalui jalur Visa Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker).

Salah satu program unggulan yang ditawarkan bagi calon tenaga kerja di sektor konstruksi adalah program Joybridge.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait