Animo Tinggi! Pendaftaran S3 Doktor Informatika Kampus Unggul IIB Darmajaya Diserbu Pendaftar Berbagai Daerah

Animo Tinggi! Pendaftaran S3 Doktor Informatika Kampus Unggul IIB Darmajaya Diserbu Pendaftar Berbagai Daerah

Pendaftaran program doktor informatika IIB Darmajaya diminati pelamar dari berbagai daerah. -FOTO DOKUMEN IIB DARMAJAYA -

RADARLAMPUNG.CO.ID - Antusiasme masyarakat yang tinggi dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral (S3) mendorong Kampus Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya memperpanjang masa pendaftaran Program Doktor (S3) Informatika hingga 21 September 2026.

Perpanjangan pendaftaran dilakukan setelah jumlah peminat yang ingin bergabung dalam Program Doktoral Informatika pertama satu-satunya PTS di Sumatra Bagian Selatan terus menunjukkan peningkatan. 

Para pendaftar program doktor informatika IIB Darmajaya datang dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari akademisi, aparatur sipil negara (ASN), hingga kalangan swasta.

Rektor IIB Darmajaya, RZ. Abdul Aziz, ST., MT., Ph.D., mengatakan,tingginya minat tersebut menunjukkan kepercayaan terhadap kualitas Program Doktor Informatika IIB Darmajaya. 

BACA JUGA:PKKMB IIB Darmajaya 2026/2027: Ratusan Mahasiswa Kelas Karyawan dan RPL S1 & S2 Siap Naikkan Kapasitas Diri

“Program Doktor Informatika IIB Darmajaya tidak hanya berorientasi pada pengembangan teori. Tetapi juga mendorong riset yang mampu menghasilkan inovasi dan solusi nyata bagi berbagai persoalan transformasi digital,” kata RZ. Abdul Aziz.

Kampus Unggul IIB Darmajaya memiliki kekhasan dalam program doktor informatika yang terletak pada dua fokus, yakni Advanced Data and Knowledge Systems serta Human-Centered and Responsible AI Systems. 

Dua fokus tersebut menjadi landasan pengembangan riset yang menggabungkan kekuatan data, pengetahuan, dan kecerdasan buatan dengan kebutuhan manusia serta prinsip tanggung jawab teknologi.

Pada fokus Advanced Data and Knowledge Systems, mahasiswa diarahkan mengembangkan sistem data dan pengetahuan berskala besar yang terintegrasi, aman, dan cerdas. 

BACA JUGA:Pengamat IIB Darmajaya Sarankan Evaluasi Tarif Jalan Tol Dilakukan Lebih Komprehensif

Kajian mencakup arsitektur data terdistribusi, high-performance computing (HPC), knowledge graph, semantic modeling, optimasi algoritma, hingga tata kelola data (data governance) yang terpercaya untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti.

Sementara itu, Human-Centered and Responsible AI Systems diarahkan pada pengembangan sistem kecerdasan buatan yang berorientasi pada manusia.

Materi kajiannya meliputi Explainable AI (XAI), audit algoritma, mitigasi bias, fairness, accountability, tata kelola AI (AI governance), regulasi internasional, hingga interaksi manusia dengan AI.

Pendekatan tersebut memastikan pengembangan AI tidak hanya mengejar kecanggihan teknologi, tetapi juga memperhatikan aspek transparansi, keamanan, akuntabilitas, etika, serta kepentingan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: