disway awards

Ibu Hamil 4 Bulan Di Pesisir Barat Diduga Jadi Korban Penganiayaan Berat Oleh Suaminya Sendiri

Ibu Hamil 4 Bulan Di Pesisir Barat Diduga Jadi Korban Penganiayaan Berat Oleh Suaminya Sendiri

Ibu Hamil 4 Bulan di Pesisir Barat Diduga Jadi Korban Penganiayaan Berat Oleh Suaminya, Pelaku Dalam Pengejaran. -Foto Dok.Warga Pesisir Barat-

RADARLAMPUNG.CO.ID- Suasana tenang di lingkungan Pasar Ulu 1, Kelurahan Pasar Kota Krui, Pesisir Barat (Pesbar) mendadak berubah menjadi mencekam pada Selasa malam (3/2).

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial PA (34) yang diketahui tengah mengandung empat bulan, menjadi korban kekerasan berat yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri, SY (40). Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

Lurah Pasar Kota Krui, Rusmin Mawar Tanjung, menyampaikan, insiden bermula saat pelaku mendatangi kediaman korban dengan membawa senjata tajam.

Ketegangan sempat terjadi melalui adu mulut yang dipicu oleh permasalahan rumah tangga, sebelum akhirnya berujung pada tindakan anarkis.

BACA JUGA:Manfaat Nanas bagi Ibu Hamil, Aman Dikonsumsi dengan Porsi Wajar

"Kami telah menerima laporan mengenai musibah KDRT ini. Kejadian berlangsung sangat cepat setelah sempat terjadi cekcok di antara keduanya," ungkap Rusmin saat memberikan konfirmasi.

Upaya Penyelamatan dan Kondisi Korban

Dalam situasi terdesak, korban sempat melakukan upaya pembelaan diri. 

Namun, serangan senjata tajam tersebut mengakibatkan luka serius pada beberapa bagian tubuh korban.

Korban mengalami kehilangan ibu jari tangan kiri dan luka robek pada telapak tangan kanan saat mencoba menghalau serangan.

BACA JUGA:Manfaat Nanas bagi Ibu Hamil, Aman Dikonsumsi dengan Porsi Wajar

Saat berusaha menghindar, korban kembali terkena sabetan di bagian punggung kiri.

Beruntung, aksi sigap warga sekitar berhasil menghentikan eskalasi lebih lanjut. 

Warga segera mengevakuasi korban ke Puskesmas Krui untuk mendapatkan penanganan medis darurat atas luka-luka yang dialaminya.

Pelaku Melarikan Diri

Setelah melakukan aksinya, pelaku yang merupakan warga Pekon Way Redak tersebut langsung melarikan diri. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait