Progres Tunda Bayar Lampung Capai 90 Persen, Salah Ketik E-Billing Jadi Kendala
Plt Kepala BPKAD Lampung Nurul Fajri.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---
RADARLAMPUNG.CO.ID – Perkembangan pembayaran tunda bayar Pemerintah Provinsi Lampung tahun anggaran 2025 menunjukkan progres signifikan.
Hingga pertengahan Februari 2026, lebih dari 90 persen kewajiban kepada pihak ketiga telah disalurkan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Nurul Fajri mengatakan, proses pembayaran sudah mulai berjalan sejak awal Februari 2026.
“Alhamdulillah, untuk proses penyaluran tunda bayar tahun anggaran 2025 sudah lebih dari 90 persen tersalurkan kepada pihak ketiga,” ujar Nurul Fajri kepada Radarlampung.co.id, Rabu 25 Februari 2026.
BACA JUGA:Kasus Dugaan Keracunan MBG Jadi Cermin Lemahnya Pengawasan Dapur, Peran Kepala SPPG Dipertanyakan
Dari total kewajiban yang mencapai lebih dari Rp200 miliar, sekitar Rp190 miliar lebih telah dibayarkan.
Pembayaran tersebut mencakup seluruh pekerjaan yang berkas administrasinya telah dinyatakan lengkap.
Nurul menjelaskan, pencairan dilakukan otomatis setelah dokumen persyaratan terpenuhi, termasuk kelengkapan e-billing pajak.
“Seluruh pekerjaan yang memang sudah lengkap berkasnya, terutama pemberkasan e-billing pajaknya juga sudah dilengkapi, maka itu langsung tersalurkan,” katanya.
Meski demikian, masih terdapat sekitar 10 persen yang belum terbayarkan. Kendalanya, terdapat sejumlah kekeliruan administrasi, terutama kesalahan pengetikan pada e-billing serta beberapa proses administrasi lain yang masih dilengkapi oleh satuan kerja (satker).
“Dari ratusan berkas yang masuk ke kami, tetap harus diverifikasi terlebih dahulu sebelum disalurkan kepada pihak ketiga. Ada beberapa berkas yang masih dalam proses perbaikan administrasi,” jelasnya.
BPKAD menargetkan seluruh sisa pembayaran tunda bayar dapat dirampungkan sebelum akhir Februari 2026.
Terkait dampaknya terhadap kondisi fiskal daerah, Nurul memastikan pembayaran tunda bayar tidak akan mengganggu program-program yang telah direncanakan pada tahun berjalan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
