Gerbong Mutasi Pemprov Lampung Kembali Bergerak, Enam Pejabat Eselon II Dilantik

Gerbong Mutasi Pemprov Lampung Kembali Bergerak, Enam Pejabat Eselon II Dilantik

Sekda Provinsi Lampung Marindo Kurniawan lantik empat pejabat eselon II dilingkungan Pemprov Lampung.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---

RADARLAMPUNG.CO.IDGerbong mutasi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kembali bergerak. 

Sebanyak enam pejabat tinggi pratama (eselon II) resmi dilantik dan diambil sumpahnya pada Senin, 4 Mei 2026, di ruang rapat utama gubernur.

Pelantikan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor: 821.31/1428/VI.04/2026 dan Nomor: 821.31/1446/VI.04/2026 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS dalam dan dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP).

Enam pejabat yang dilantik yakni:

  1. Bani Isprianto, dari Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan menjadi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lampung.
  2. Liza Derni, dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
  3. Mirza Irawan Dwi Atmaja, dari Asisten Administrasi Umum Setdakab Tulang Bawang Barat menjadi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Lampung.
  4. Desti Alisandi, dari Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura menjadi Kepala Dinas Perkebunan Lampung.
  5. Toni Ferdinansyah, dari Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lampung.
  6. Asrul Tristianto, dari Kepala Bidang Mineral dan Batubara pada Dinas ESDM menjadi Kepala Biro Perekonomian Setda Lampung.

Dalam sambutan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari proses manajemen ASN yang terukur dan akuntabel.

BACA JUGA:Diduga Terpengaruh Sabu, Ayah di Tubaba Ditangkap usai Aniaya Anak Kandung

“Jabatan yang saudara emban tidak diberikan secara tiba-tiba, melainkan melalui evaluasi kinerja yang komprehensif serta proses seleksi terbuka yang transparan dan berbasis sistem merit,” ujar Marindo membacakan sambutan gubernur.

Ia menegaskan, pengisian jabatan strategis dilakukan untuk memastikan posisi diisi oleh figur yang tepat, memiliki kompetensi, integritas, serta kapasitas kepemimpinan dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.

Selain itu, para pejabat yang baru dilantik diminta memperkuat integritas dan profesionalisme, membangun sinergi lintas sektor, serta fokus pada hasil dan dampak nyata bagi masyarakat.

“Jabatan adalah amanah yang sewaktu-waktu dapat dievaluasi. Karena itu, bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” lanjutnya.

BACA JUGA:Redmi Note 17 Pro Max, HP Baterai 10.000mAh dengan Kamera 200MP yang Siap Guncang Kelas Menengah

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat birokrasi Pemprov Lampung yang profesional, adaptif, dan berdampak, sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju Lampung maju dan berdaya saing dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait