30 Siswa Daerah 3T Akan Belajar di SMAN 2 dan SMAN 9 Bandar Lampung

30 Siswa Daerah 3T Akan Belajar di SMAN 2 dan SMAN 9 Bandar Lampung

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Thomas Amirico.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 30 siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang berasal dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Lampung dipastikan mengikuti Program Kelas Cangkok 2026.

Seluruh peserta akan menjalani pendidikan kelas XII di SMA Negeri 2 Bandar Lampung dan SMA Negeri 9 Bandar Lampung dengan fasilitas asrama, konsumsi, serta biaya pendidikan yang ditanggung penuh oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Thomas Amirico, mengatakan proses seleksi Program Kelas Cangkok telah rampung. Saat ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan kedua sekolah untuk menyiapkan seluruh kebutuhan peserta.

"Kami sudah menyelesaikan seleksi Kelas Cangkok. Kami juga sudah berkoordinasi dengan SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 9 untuk menyiapkan asramanya. Ada 30 siswa-siswi terbaik dari beberapa kabupaten yang berasal dari keluarga kurang mampu tetapi memiliki prestasi. Mereka kami seleksi secara ketat," ujar Thomas.

BACA JUGA:Update Peringatan Dini Cuaca Lampung 8 Juli 2026 dari BMKG Lampung: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Ia menjelaskan, program tersebut masih berstatus uji coba pada tahun 2026 dan diharapkan menjadi model pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi pelajar di daerah terpencil.

Sebanyak 30 peserta akan dibagi ke dua sekolah. Mereka akan tinggal di asrama yang berada di sekitar SMA Negeri 2 Bandar Lampung dan SMA Negeri 9 Bandar Lampung.

"Untuk sementara ini masih uji coba tahun ini. Nanti 30 orang ini kami tempatkan di asrama dekat SMA Negeri 2 dan di asrama dekat SMA Negeri 9. Kami siapkan mulai dari asramanya, makan minumnya, hingga biaya sekolahnya," katanya.

Peserta Program Kelas Cangkok berasal dari sejumlah wilayah 3T di Lampung, di antaranya Pulau Tabuan, Pematang Sawah, Dente Teladas, Way Kanan, serta daerah terpencil lainnya yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas.

BACA JUGA:Update Peringatan Dini Cuaca Lampung 8 Juli 2026 dari BMKG Lampung: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Menurut Thomas, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas akademik peserta, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak-anak di daerah terpencil agar terus melanjutkan pendidikan.

"Harapannya mereka ini bisa menginspirasi teman-temannya bahwa meningkatkan peradaban atau kualitas hidup itu satu-satunya jalan adalah melalui pendidikan," tegasnya.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Program Kelas Cangkok, para peserta juga akan didorong melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

"Kami berharap setelah lulus dari Kelas Cangkok ini nanti mereka bisa melanjutkan kuliah sehingga mampu mengubah masa depan mereka dan keluarganya," lanjut Thomas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait