Pemkab Malang Berguru ke Lampung, Strategi Kawasan Industri Jadi Rujukan

Pemkab Malang Berguru ke Lampung, Strategi Kawasan Industri Jadi Rujukan

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan Pemkab Malang.---Sumber foto : Pemprov.---

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menjadikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung sebagai rujukan untuk mempelajari strategi pengembangan kawasan industri dan membangun ekosistem investasi yang terintegrasi. 

Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Bupati Malang Sanusi beserta jajaran ke Kantor Gubernur Lampung, Rabu 8 Juli 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Malang menggali berbagai strategi yang diterapkan Lampung dalam mengembangkan kawasan industri, menarik investasi, hingga mendorong hilirisasi komoditas unggulan.

Bupati Malang Sanusi mengatakan Lampung dipilih sebagai lokasi studi karena dinilai berhasil membangun fondasi pengembangan kawasan industri secara komprehensif dengan dukungan infrastruktur dan konektivitas logistik yang memadai.

BACA JUGA:Raup 27 Juta Wisatawan, Lampung Masih Punya PR Bikin Turis Betah dan Banyak Belanja

"Pemerintah Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah yang kami pandang berhasil membangun fondasi pengembangan kawasan industri secara komprehensif," kata Sanusi.

Menurutnya, fokus utama kunjungan tersebut adalah mempelajari bagaimana Lampung membangun ekosistem investasi yang tidak hanya menyediakan kawasan industri, tetapi juga didukung kesiapan tata ruang, utilitas, konektivitas logistik, hingga kepastian berusaha bagi investor.

"Fokus utama yang ingin kami pelajari adalah bagaimana membangun ekosistem investasi yang tidak hanya menyediakan lahan, tetapi juga memastikan kesiapan tata ruang, utilitas, konektivitas logistik, dan kepastian investasi," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyambut baik kunjungan Pemkab Malang sebagai upaya memperkuat kolaborasi antardaerah dalam mendorong pembangunan ekonomi.

BACA JUGA:30 Siswa Daerah 3T Akan Belajar di SMAN 2 dan SMAN 9 Bandar Lampung

Jihan menjelaskan, Lampung memiliki posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatera yang didukung infrastruktur utama seperti Jalan Tol Trans Sumatera, Pelabuhan Panjang, Pelabuhan Bakauheni, Bandara Radin Inten II, serta jaringan kereta api. 

Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam meningkatkan daya saing daerah dan menarik investasi.

Ia juga mengungkapkan, Pemprov Lampung telah menetapkan kawasan peruntukan industri seluas sekitar 22 ribu hektare yang tersebar di sejumlah wilayah. 

Kawasan tersebut disiapkan untuk mempercepat hilirisasi komoditas unggulan sekaligus meningkatkan nilai tambah perekonomian daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait