Soal Gempa Bumi Tektonik M 4,1 Guncang Pesisir Barat Lampung, Ada Getaran Mirip Truk Berlalu

Soal Gempa Bumi Tektonik M 4,1 Guncang Pesisir Barat Lampung, Ada Getaran Mirip Truk Berlalu

Foto dok BMKG Lampung.--

RADARLAMPUNG.CO.ID- Aktivitas sesar aktif bawah laut kembali memicu getaran di wilayah pesisir barat Lampung pada Kamis malam, 27 Agustus 2026. Berdasarkan pemutakhiran data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tektonik berkekuatan M 4,1 yang terjadi pukul 18:33:48 WIB ini dirasakan nyata oleh warga hingga memicu kepanikan sesaat di dalam rumah.

​Kepala BBMKG Wilayah II, Dr. Hartanto, ST, MM, menjelaskan bahwa episenter gempabumi terletak pada koordinat 5,57 LS dan 103,62 BT. Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 54 km Barat Daya Pesisir Barat, Lampung, pada kedalaman 24 km.

​"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Aktif bawah laut," ujar Dr. Hartanto dalam keterangan resminya.

BACA JUGA:BMKG Lampung Deteksi 155 Titik Panas Tersebar di 10 Kabupaten, Tulang Bawang Terbanyak

​Berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangan gempa ini dirasakan di beberapa wilayah dengan skala intensitas berbeda, di antaranya:

​Bengkunat: Dirasakan pada Skala Intensitas III MMI, di mana getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa seakan-akan (mirip,red) ada truk berlalu.

​Krui: Dirasakan pada Skala Intensitas II hingga III MMI, dengan getaran nyata di dalam rumah yang menyerupai lewatnya truk.

​Liwa: Dirasakan pada Skala Intensitas II MMI, yang membuat getaran dirasakan oleh beberapa orang serta menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

BACA JUGA:98 Titik Panas di Lampung Hari Ini, BMKG Peringatkan Potensi Kebakaran Lahan di 10 Kabupaten

​Hingga saat ini, pihak BMKG memastikan belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak dari gempabumi tersebut.

Selain itu, hasil monitoring hingga pukul 19:08 WIB menunjukkan belum ada aktivitas gempabumi susulan.

 

​Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi terverifikasi, seperti akun Instagram/Twitter @infoBMKG, website resmi (bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), saluran Telegram (t.me/InaTEWS_BMKG), maupun aplikasi mobile (WRS-BMKG atau InfoBMKG). (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait