Jangan Coba-Coba! QR Code BBM Subsidi Dipakai di Kendaraan Lain Bisa Bikin Nopol Diblokir

Jangan Coba-Coba! QR Code BBM Subsidi Dipakai di Kendaraan Lain Bisa Bikin Nopol Diblokir

Suasana antrian BBM subsidi di SPBU 24.35358 Jalan Lintas Kurungan Nyawa, Senin 14 September 2026 sore.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---

RADARLAMPUNG.CO.ID — Jangan coba-coba menggunakan QR Code BBM subsidi untuk kendaraan yang berbeda.

Pertamina Patra Niaga menegaskan SPBU wajib menolak pengisian BBM subsidi apabila QR Code yang digunakan tidak sesuai dengan kendaraan yang melakukan transaksi.

Penegasan tersebut menjadi sorotan menyusul tingginya jumlah nomor polisi (nopol) kendaraan yang diblokir di Lampung.

Hingga September 2026, sebanyak 2.793 nopol kendaraan di Lampung telah diblokir. Angka ini menjadi yang tertinggi dibandingkan empat provinsi lainnya di wilayah Regional Sumbagsel.

BACA JUGA:Operasi Antik Sepekan, Polresta Bandar Lampung Ringkus 24 Tersangka Narkoba

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi mengatakan, pemblokiran nopol merupakan bagian dari pengawasan dan pengendalian penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran.

Pemblokiran dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan verifikasi terhadap sejumlah bentuk ketidaksesuaian. Mulai dari data kendaraan, kesesuaian QR Code dengan kendaraan yang melakukan transaksi, hingga pola transaksi yang tidak wajar.

"Untuk Lampung, angka pemblokiran merupakan akumulasi hasil pemantauan dan verifikasi terhadap berbagai bentuk ketidaksesuaian, termasuk kesesuaian data kendaraan, QR Code dengan kendaraan yang melakukan transaksi, serta pola transaksi yang tidak wajar," kata Rusminto kepada Radarlampung.co.id, Senin 21 September 2026.

Karena itu, pengawasan juga diarahkan langsung ke SPBU.

BACA JUGA:Soal Dugaan Penggelapan Mobil oleh Anggota Dewan, Ini Kata Ketua BK DPRD Bandar Lampung

Pertamina menginstruksikan petugas SPBU memastikan QR Code yang digunakan konsumen sesuai dengan kendaraan yang melakukan pengisian.

Jika QR Code tidak sesuai dengan kendaraan, transaksi BBM subsidi tidak boleh dilayani.

"Apabila ditemukan QR Code yang tidak sesuai dengan kendaraan atau terdapat ketidaksesuaian dengan ketentuan penyaluran, maka transaksi BBM subsidi tidak dapat dilayani dan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme pengawasan yang berlaku," tegasnya.

Berdasarkan data hingga September 2026, Lampung mencatat jumlah pemblokiran nopol terbanyak di Regional Sumbagsel dengan 2.793 nopol.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait