Proyek Jalan dan Jembatan Lampung Baru Capai 53 Persen, Sejumlah Ruas Mulai Masuk Tahap PHO
Progres Jalan Lampung 53 Persen, Sejumlah Ruas Sudah PHO.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---
RADARLAMPUNG.CO.ID — Pekerjaan pembangunan dan penanganan jalan serta jembatan di Lampung terus berjalan memasuki September 2026.
Berdasarkan pemantauan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung melalui sistem BAM Track, progres keseluruhan paket pekerjaan telah mencapai rata-rata 53 persen.
Capaian tersebut mencakup paket pekerjaan dengan progres yang beragam. Sejumlah ruas bahkan telah rampung dan memasuki tahap serah terima pertama atau Provisional Hand Over (PHO), sementara sebagian paket lainnya masih berada pada tahap awal pengerjaan.
Kepala Dinas BMBK Lampung M Taufiqullah mengatakan, perbedaan progres antarproyek merupakan hal yang wajar karena pelaksanaan pekerjaan dilakukan melalui tiga tahapan lelang.
BACA JUGA:Alumni Teknokrat Jadi Master Teacher Coach Ruangguru
“Kalau kita lihat total paket keseluruhan dari sistem pelacakan (BAM Track) kita, progresnya sudah mencapai 53 persen secara keseluruhan. Ada yang sudah PHO 100 persen, ada juga yang memang baru mulai,” kata Taufiqullah.
Menurutnya, paket pekerjaan yang berada pada tahap ketiga memang baru mulai dikerjakan. Meski demikian, berdasarkan pemantauan di lapangan, pelaksanaan seluruh pekerjaan masih berada dalam jalur target yang telah ditetapkan.
“Dari yang kita pantau, semua masih on the track, sesuai jalur target, dan berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan,” ujarnya.
Sejumlah ruas yang telah selesai juga tersebar di beberapa daerah. Taufiqullah menyebut salah satunya berada di Kabupaten Tanggamus, termasuk ruas jalan yang sebelumnya sempat mendapat perhatian publik melalui video kondisi jalan yang telah membaik di kawasan pesisir.
“Di Tanggamus kemarin juga sudah. Ada beberapa ruas lagi, saya tidak tahu persis angkanya, tapi sudah ada beberapa yang selesai,” jelasnya.
Sementara itu, pekerjaan jalan yang menggunakan skema pembiayaan melalui pinjaman Bank BJB juga terus berjalan. Taufiqullah menyebut rata-rata progres ruas yang dibiayai melalui pinjaman tersebut telah berada di atas 50 persen.
“Rata-rata ruas dari dana pinjaman progresnya sudah di atas 50 persen,” katanya.
Namun, pelaksanaan pekerjaan pada sejumlah ruas menghadapi tantangan berupa tingginya volume lalu lintas. Kondisi tersebut salah satunya terjadi di Lampung Tengah dan Pringsewu, sehingga pekerjaan berpotensi menimbulkan antrean kendaraan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


