ODP Terus Bertambah, Dinkes Ingatkan Protap Rapid Tes

ODP Terus Bertambah, Dinkes Ingatkan Protap Rapid Tes

Dua Pasien Positif Corona Sembuh Masih Jalani Perawatan

RADARLAMPUNG.CO.ID - Meski dinyatakan negatif Corona (Covid-19) per Rabu (1/4), dua pasien terkait tetap masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandarlampung.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Reihana mengungkapkan, keduanya telah dinyatakan negatif pada dua kali hasil swab yang dilakukan.

\"Pasien 01 dan 03, mereka saat ini masih di RSUDAM, namun hasil swabnya sudah negatif dan dinyatakan sembuh. Mungkin virusnya negatif tapi saat ini memperbaiki kondisi umumnya, dan masih ada di RSUDAM. Namun saat pulang ke rumahnya akan diedukasi menjaga stamina, dan kalau bisa mereka melakukan karantina mandiri di rumah,\" beber Reihana.

Reihana membeberkan, saat ini pasien dalam pengawasan (PDP) di Lampung mencapai 14 orang, dan orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 998 orang. Untuk PDP sendiri tersebar di beberapa rumah sakit.

Di antaranya 3 di RS Demang Sepulau Raya, Lampung tengah; 1 RS A. Yani, Metro; 1 orang Bob Bazar, Lampung Selatan; 1 RS Menggala, Tulangbawang; 4 RSUDAM, Bandarlampung; 1 Graha Husada, Bandarlampung; 1 di RS Emanuel, Bandarlampung; 1 Urip Sumoharjo, Bandarlampung; dan 1 RS Bunda Assyifa, Bandarlampung.

Mengenai jumlah ODP yang terus bertambah menurut Reihana disebabkan faktor kedatangan pemudik di Lampung. \"Ya ODP kita mencapai 998 orang, menandakan bahwa pemudik yang sudah pulang kampung sudah mulai masuk ke Lampung,\" lanjutnya.

Reihana menambahkan, soal rapid tes yang banyak dipertanyakan masyarakat, apakah bisa orang umum melakukan rapid tes, menurutnya sesuai protap Kemenkes dan rapid tes belum berwarna merah akan berubah warna hijau jadi belum semua penduduk yang dilakukan rapid tes. \"Melainkan penduduk yang ada di jalan atau sudah dirawat saja untuk saat ini,\" tambahnya.

Namun Reihana berharap masyarakat terus ikuti anjuran pemerintah dan tetap menerapkan gaya hidup bersih dan sehat (PHBS).

\"Untuk masyarakat jangan panik, ikuti daripada kebijakan-kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung, yaitu jaga kesehatan, jaga jarak minimal 1 setengah sampai 2 meter dan tetap berada di rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Karena yang paling aman adalah stay at home,\" tandasnya. (rma/sur)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: