ODP Terus Meningkat, Dinkes: Ada Lonjakan Penumpang di Bakauheni

ODP Terus Meningkat, Dinkes: Ada Lonjakan Penumpang di Bakauheni

RADARLAMPUNG.CO.ID - Penambahan kasus terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Lampung terbilang fluktuatif setiap harinya. Sejauh ini ada 16 pasien terkonfirmasi dan 7 di antaranya sudah sembuh, 6 masih dirawat, dan 3 orang meninggal.

Namun jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terus meningkat, per Rabu (8/4) ada 2.027 yang masuk ODP. Lalu 1.082 masih di pantau, dan 945 telah selesai dipantau selama 14 hari.

Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) ada 41 pasien, 17 masih mendapatkan perawatan, 7 orang diisolasi, dan 17 orang dinyatakan negatif.

Meningkatnya ODP menurut Reihana karena masih banyaknya masyarakat yang masuk ke Lampung. Yang menurutnya, saat ini tidak bisa dihindari. Namun, Reihana menekankan pemerintah telah banyak melakukan upaya pencegahan covid-19.

\"Kami dari awal sudah siap siaga, kita melihat ODP yang meningkat masuk ke Lampung yang juga gerbang masuk ke Jawa dan Sumatera. Maka kami terus meningkatkan pengawasan di pintu masuk Lampung mulai pelabuhan maupun bandara juga daratan,\" terang Reihana.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya memperketat pengawasan di Pelabuhan Bakauheni karena ada lonjakan penumpang yang masuk ke Lampung.

\"Meskipun tidak bisa melarang, dan hanya bisa mengimbau saat covid-19 ini, namun kami juga dengan kebijakan gubernur bekerjasama dengan ASDP Merak. Yang sebelumnya hanya kasih karcis online saja. Namun sekarang dengan adanya covid-19 dan meningkatnya penumpang maka kami memperketatnya dengan nama-nama penumpang, tujuannya desa mana, kabupaten mana sekaligus nomor telefonnya harus disampaikan,\" tambahnya.

Dan memang, kata dia, sampai saat ini Pemprov Lampung tidak bisa melarang orang pulang ke kampung halamannya dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga hanya bisa menghimbau masyarakat di luar Lampung untuk sementara tidak masuk dulu ke Provinsi Lampung.

\"Kami kembali imbau masyarakat yang di luar Lampung, terlebih jika kita sayang keluarga, sanak famili mungkin lebih baik kita berdiam saat ini ditempat tinggal sebelumnya agar bisa menutus rantai penularan covid-19,\" tandasnya. (rma/sur)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: