Dipatok Bayar Rp25 Juta, Balonbup Batal Ambil Berkas di Partai Golkar

Dipatok Bayar Rp25 Juta, Balonbup Batal Ambil Berkas di Partai Golkar

radarlampung.co.id. - Tiga bakal calon bupati (balonbup) Lampung Tengah batal mengambil berkas pendaftaran di DPD II Partai Golkar. Pasalnya, liasion officer (LO) belum bisa menyerahkan uang administrasi yang dipatok dalam penjaringan balonbup-balonwabup di DPD II Partai Golkar Lamteng. Salah satu LO balonbup Loekman Djoyosoemarto, Sutowo, yang datang untuk mengambil berkas pendaftaran, Selasa (8/10) sekitar pukul 13.30 WIB, terpaksa harus pulang. \"Saya diutus Pak Loekman mengambil berkas pendaftaran dengan membawa surat kuasa. Saya pikir proses penjaringannya sama dengan partai lain. Kayak di PDI Perjuangan uang administrasinya bisa nanti ketika pengembalian berkas,\" katanya. Terkait hal ini, Sutowo menyatakan pihaknya akan mengikuti aturan partai yang mengikuti penjaringan. \"Tadi sudah dijelaskan mekanismenya dengan tim penjaringan Partai Golkar. Saya laporkan dulu ke Bos (Loekman Djoyosoemarto, Red). Orak ngewo duit saiki (nggak bawa duit sekarang, Red),\" ungkapnya. Hal sama diungkapkan LO balonbup Nessy Kalviana Mustafa, Badarsyah. \"Belum. Baru nanya-nanya. Nanti dikabarin. Harus ada uang cash saat mengambil berkas. Kami pikir ketika pengembalian berkas,\" katanya. Sedangkan I Nyoman Suryana, salah satu tim penjaringan balonbup-balonwabup DPD II Partai Golkar Lamteng, menyatakan penjaringan bakal kepala daerah ini pihaknya mengikuti pedoman Juklak No. 06/DPP/Golkar/VI/2016. \"Mekanisme penjaringan ikuti pedoman Juklak No. 06/DPP/Golkar/VI/2016. Panitia sudah menyiapkan kelengkapan administrasi dan tinggal mengisi. Kami tak mau keluar dari juklak dan tak mau disalahkan. Kita buka pendaftaran 7-21 Oktober 2019,\" katanya. Sejak dibuka, kata I Nyoman Suryana, sudah tiga balonbup yang datang melalui LO. \"Sudah tiga balonbup yang datang melalui LO untuk ambil berkas. Yakni Nessy Kalviana Mustafa melalui LO Badarsyah; Miswan Rody melalui LO Saiman; dan Loekman Djoyosoemarto melalui LO Sutowo. Ketiganya belum bisa mengambil berkas pendaftaran. Dana administrasi yang disyaratkan partai, balonbup Rp25 juta dan balonwabup Rp20 juta,\" ujarnya. Ditanya apakah dana administrasi harus diserahkan langsung saat ambil berkas pendaftaran, I Nyoman Suryana membenarkannya. \"Ya. Dana administrasinya harus diserahkan saat mengambil berkas pendaftaran. Kalau belum ada, kita belum bersedia menyerahkan formulir pendaftaran. Ini ketentuan yang sudah disepakati bersama. Kita juga ingin melihat keseriusan balonbup-balonwabup,\" tegasnya. (sya/wdi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: