Penusuk Pacar Mantan Istri Berhasil Diamankan

Penusuk Pacar Mantan Istri Berhasil Diamankan

RADARLAMPUNG.CO.ID - Tekab 308 Polda Lampung mengamankan tersangka pembunuhan Nasrudin (35) warga Kaliawi, yang tewas terbunuh karena ditusuk di bagian dada bagian kirinya, di Serang, Banten, Sabtu (18/4) lalu. Berdasarkan informasi yang dihimpun radarlampung.co.id, tersangka yang diketahui bernama Tarmiyadi (43), warga Pasar Tamin, Kaliawi, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung setelah melakukan aksi penusukan diduga kabur ke Serang, Banten. Di sana, pria yang berprofesi sebagai buruh itu hendak bersembunyi. Namun akhirnya mampu ditangkap petugas kepolisian. \"Kemarin ditangkapnya, oleh Polda tapi tersangka dan barang bukti pisau sudah diserahkan ke Polresta,\" kata sumber yang enggan disebut namanya kepada redaksi, Minggu (21/4). Sementara, Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. \"Iya benar, besok kita akan ekspos bersama Dirkrium,\" singkatnya. Sebelumnya diberitakan, Nasrudin alias Udin (35) warga Kaliawi, Bandarlampung harus tewas setelah mendapatkan tikaman pisau tepat di dadanya saat berkunjung ke rumah teman wanitanya di Jalan Pagar Alam, Gang Cempaka Raya, Gunung Agung, Langkapura, Kemiling, Bandarlampung, Kamis(18/4). Asmuni Ropmi (55) warga setempat mengaku mendengar teriakan dari para wanita yang berada di depan rumah Masawi (41) warga gang cempaka Raya,  Gunung Agung, Langkapura , Kemiling Bandarlampung dan melihat seorang pria berbaju merah sudah terkapar berlumuran darah ditikam mantan suami Masawi, TM alias Adek (43) warga Kaliawi Bandarlampung yang terbakar api cemburu. \"Saya baru mau tidur jam 2 siang tadi, terus tiba-tiba ada suara ibu-ibu yang teriak-teriak jadi ke depan sampai depan lihat ada laki-laki baju merah kegeletak di jalanan depan rumah udah berdarah-darah,\" kata Asmuni di tempat kejadian. Menurutnya, saat mengetahui korban terluka berat dirinya langsung berinisiatif mencari mobil ambulance. \"Saya ke depan cari ambulance, ada mobilnya tapi gak ada supirnya. Tapi untungnya ada warga saya yang punya mobil jadi kita bawa dia (Korban, red) ke rumah sakit Abdul Moeloek,\" ujar dia. Namun sayang saat sampai di RSUDAM nyawa korban tidak terselamatkan karena kehilangan banyak darah. \"Di tusuknya itu di bagian dada sebelah kiri, dan waktu kami antar ke rumah sakit pisau itu masih nancap di dada, tapi karena tadi agak lama di jalan, sampai IGD nyawanya ga selamat,\" bebernya. Dirinya mengungkapkan mengenal pria yang menusuk Udin hingga meninggal dunia. \"Kata yang punya rumah ini mantan warga saya pelaku penusuknya, biasanya kalau ke sini tujuannya mau menengok tiga anaknya. Saya tau korban dan pelaku itu saling kenal atau sepupuan,\" tandasnya. (mel/sur) 

Sumber: