Geger, Sapi Mati Mendadak di Kotaagung Timur, Ternyata Ini Penyebabnya

Geger, Sapi Mati Mendadak di Kotaagung Timur, Ternyata Ini Penyebabnya

Sapi mendadak di Kotaagung Timur, Tanggamus, Kamis 7 Juli 2022. FOTO KESWAN DISBUNNAK TANGGAMUS--

TANGGAMUS, RADARLAMPUNG.CO.ID - Warga Pekon Talang Rejo, Kecamatan Kotaagung Timur, Tanggamus dikejutkan, dengan kematian mendadak seekor sapi, sekitar pukul 19.00 WIB, Kamis 7 Juli 2022.

Terkait hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Tanggamus drh. Ari Priyanto mengatakan, pihaknya sudah turun langsung melakukan pengecekan. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas di lapangan, kematian sapi tersebut kemungkinan disebabkan karena faktor makanan. 

"Di situ ditemukan banyak makanan daun singkong," kata drh. Ari Priyanto, dikonfrimasi Radarlampung.co.id sekitar pukul 22.05 WIB, Kamis 7 Juli 2022. 

BACA JUGA: Tewas Mengenaskan Akibat Lakalantas di Kalianda, Begini Kondisi Jenazah

"Jadi hewan ternak yang mati tersebut disebabkan karena masuk angin. Akibat dari makan daun singkong yang masih segar. Sebaiknya sebelum diberikan ke ternak, daun singkong terlebih dahulu dilayukan," imbuh drh. Ari.

Terkait tanda-tanda terserang penyakit mulut dan kuku (PMK), drh. Ari Priyanto menyatakan tidak ada indikasi ke arah itu.

"Dari hasil pemeriksaan petugas dan dokter hewan di lapangan yang terdiri dari drh. Nelda , Ngatemin dan Safei, tidak ada indikasi ternak tersebut terjangkit PMK," papar drh. Ari Priyanto.

"Jadi ternak tersebut mati mendadak karena masuk angin. Akibat paktor makanan," pungkasnya. 

BACA JUGA: Medina Zein Resmi Ditahan Polisi, Begini Penampakannya Pakai Rompi Orange

Lebih lanjut drh. Ari Priyanto mengungkapkan, informasi adanya hewan ternak mati secara mendadak tersebut, mereka terima sekitar pukul 19.00 WIB.

Atas informasi itu Bidang Keswan Disbunnak Tanggamus menurunkan tim untuk langsung ke lokasi. 

"Dari empat ekor sapi, satu mati. Satu dan dua selamat," urainya. 

Sebelumnya, petugas posko kesehatan hewan (Keswan) di rest area Kecamatan Pugung, Tanggamus mengambil tindakan tegas. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: