Sekretariat KNPI Lampura Diserang OTK, Sejumlah Fasilitas dirusak

Sekretariat KNPI Lampura Diserang OTK, Sejumlah Fasilitas dirusak

Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Lampung Utara (Lampura), dibilangan SKIP Kotabumi dirusak orang tak dikenal--

RADARLAMPUNG.CO.ID -  Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Lampung Utara (Lampura), dibilangan SKIP Kotabumi dirusak orang tak dikenal (OTK) Selasa, 2 Agustus 2022 sekitar pukul 22.30WIB.

Ketua DPD KNPI Lampura, Imausyah mengatakan, peistiwa itu, terjadi saat dirinya baru tiba dirumah sesaat pulang dari kantor yang berada tak jauh dari KPU itu.

Berdasarkan informasi diterimanya, perusak kantor KNPI Lampura itu berpakaian loreng - loreng dan memakai masker. Sehingga tak dikenali berasal dari mana. Selain merusak, beberapa diantaranya melakukan penyerangan disana.

"Saya sangat kaget, ketika baru sampai rumah, ditelpon sekretaris dan wakil mengabarkan telah terjadi penyerangan dan pengrusakan di kantor DPD KNPI oleh orang tak dikenal dengan memakai pakaian loreng," ujarnya menirukan perkataannya jajarannya yang masih berada di sekretariat.

BACA JUGA:4 Polisi vs 2 Pengedar Narkoba, Berakhir di Rumah Sakit dan Penjara

Hanya saja, menurut keterangan yang diterimanya, mereka memakai pakaian loreng warna kuning tanpa menggunakan simbol organisasi atau ormas yang berada di sana.

"Kami tidak bisa menerka - neraka siapa dan apa motif para pelaku melakukan penyerangan dan pengrusakan ini. Tapi ini akan kita laporkan kepada aparat penegak hukum," terangnya.

Dia menjelaskan, dalam kejadian itu telah terjadi kerugian materi, yaitu berupa plang papan nama rusak, kaca pintu lantai dua pecah dan berserakan serta kursi - kursi berhamburan.

"Kami juga akan melaporkan ini kepada Ketum KNPI pusat, Haris Pertama, SH," kata dia.

BACA JUGA:Tolak Permintaan Suami, Istri Kirimkan ke Penjara

Sementara, Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP Eko Rendi ketika dihubungi Radar Lampung, sampai pukul 00.10 wib, belum dapat dihubungi. Meski telepon selulernya dalam keadaan aktif, sayangnya belum berhasil di angkat. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: