Bunda Eva 2 - Iklan Prima

Simak! 5 Cara Mengatasi Nyeri Haid, Nomor 4 Cukup Mudah

Simak! 5 Cara Mengatasi Nyeri Haid, Nomor 4 Cukup Mudah

Cara Mengatasi Nyeri Haid Dari Penjelasan dr.Sungadi. sumber foto : YouTube @SB30 HEALTH--

RADARLAMPUNG.CO.ID – Setiap Wanita yang sudah cukup umur, pasti mengalami nyeri Haid. Namun, tak perlu khawatir, ada 5 cara untuk mengatasi nyeri haid dari dr.Sungadi.

Kram atau nyeri pada saat menstruasi kita biasa disebut dengan Dismenore

Dismenore sendiri ada 2 jenis yakni Dismenore primer dan Dismenore sekunder dengan memiliki perbedaan masing-masing, lalu apa bedanya dismenore primer dan dismenore sekunder?

Untuk Dismenore primer adalah nyeri haid yang normal namun setiap wanita memiliki ambang batas yang berbeda-beda pada saat terjadinya siklus menstruasi.

BACA JUGA:Luar Biasa! Ada 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Pesbar

Jika nyeri atau rasa kram pada perut saat menstruasi datang, biasanya terjadi karena darah kotor yang keluar dan pada saat proses pengeluaran itu, otot rahim atau otot dinding rahim akan berkontraksi untuk membersihkan dirinya dengan tuntas.

Untuk Dismenore sekunder, disebabkan oleh penyakit-penyakit seperti mengalami endometriosis atau mengalami adenomiosis atau juga mengalami haid versi kinds of inflammatory disease.

Endometriosis adalah kondisi ketika endometrium tumbuh di luar dinding rahim, sedangkan adenomiosis kondisi ketika endometrium tumbuh di dalam dinding rahim dan ini biasanya menyebabkan nyeri pada saat menstruasi.

Jika kalian mengalami Dismenore sekunder agar segera kunjungi dokter kandungan agar bisa diperiksa lebih lanjut dengan baik dan akan mendapatkan terapi yang tepat.

BACA JUGA:Waspada! 4 Efek Mandi di Malam Hari Menurut dr. Saddam Ismail, Nomor 3 Patut Dicoba

Bagaimana sih cara mengatasi nyeri haid tanpa menggunakan obat antinyeri, yuk simak 5 Tips menurut penjelasan dari Dr.Sungadi!

1. Olahraga Secara Rutin

Melakukan olahraga secara rutin tidak hanya waktu mens saja dan olahraga sendiri dapat membuat sirkulasi dalam tubuh kita menjadi lancar.

2. Terapi Akupunktur atau Tusuk Jarum

Sumber: