Bunda Eva 2 - Iklan Prima

Begini Pesan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ketika Berkunjung ke Tubaba

Begini Pesan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ketika Berkunjung ke Tubaba

Gubernur Lampung Ir. Hi Arinal Djunaidi menyampaikan paparannya untuk menjadikan Lampung sebagai lokomotif ekonomi nasional. Paparan tersebut disampaikannya di hadapan Pj. Bupati tubaba Dr. Zaidirina dan Forkopimda serta tokoh adat, tokoh masyarakat, toko--

TUBABA, RADARLAMPUNG.CO.ID - Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaedi akan membuat Lampung menjadi lokomotif perekonomian nasional. Itu setelah Tahun 2022 ini peningkatan ekonomi masyarakat melalui ekonomi kerakyatan Provinsi Lampung masuk pada urutan 9 di Indonesia. 

Karenanya, ia kini tengah melakukan kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk menarik 33 provinsi lainnya, sehingga masyarakat Provinsi Lampung dapat benar-benar sejahtera dengan pondasi ekonomi kerakyatan yang kuat. 

Target tersebut menurut Arinal bukan bualan, karena program itu merujuk pada potensi pengembangan perekonomian Lampung yang sangat luar biasa, bahkan Menteri Pertanian pun telah melibatkan Lampung sebagai lokomotif ekonomi.  

"Di Lampung ini komoditas pertanian, peternakan, UMKM sangat baik dan sangat luar biasa. Saya yakin sekali dengan kerja keras kita semua perekonomian Lampung akan terus bangkit dan berjaya,"katanya dalam acara Silaturahmi Gubernur Lampung dengan Forkopimda, kepala OPD, camat, kepalo tiyuh, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, di Sesat Agung, Komplek Dunia-akhirat Kabupaten Tubaba.  

Program menjadikan Lampung sebagai lokomotif perekonomian nasional tersebut sejalan dengan janjinya saat kampanye terdahulu.

"Karena itu target saya tahun 2023 seluruh desa dan tiyuh telah terdigitalisasi. Nanti seluruh masyarakat petani Tubaba telah menggunakan elektronik kartu petani berjaya (E-KPB)," papar Arinal di hadapan ratusan undangan seraya mengatakan bahwa ekonomi Lampung nomor 1 di Pulau Sumatera. 

Meski demikian, Arinal berharap agar berbagai pihak dapat mengawasi implementasi E-KPB, karena yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi melalui KPB adalah petani yang masih membutuhkan pertolongan dengan kriteria memiliki lahan kurang dari dua hektar. 

Guna mendukung berbagai program tersebut, Arinal mengatakan bahwa Tulang Bawang Barat akan menjadi kabupaten sentra ternak di Lampung. "Saya yakin dan percaya Tulang Bawang Barat ini akan menjadi sentra ternak. Karenanya tahun 2023 fokus kita mendukung Kabupaten Tubaba menjadi kabupaten andalan di bidang peternakan,"paparnya. 

Selain itu pihaknya juga akan terus mengembangkan benih padi ladang yang sejak zaman dahulu merupakan makanan utama masyarakat dan berkualitas tinggi. "Nanti benih-benih itu juga akan kita jual ke kabupaten-kabupaten lainnya di Indonesia, sehingga Tubaba menjadi sentra benih pertanian. Kebetulan saat ini pengusaha nasional Bapak Aburizal Bakrie sedang mengembangkan pembibitan khusus benih padi ladang,"terang Arinal lagi. 

Ciri beras hasil penanaman padi ladang tersebut mempunyai aroma yang harum dan tekstur nasi yang pulen serta rasa yang lembut. Keunggulan dari benih padi ladang tersebut tidak memerlukan air sebagaimana sawah pada umumnya. Potensi-potensi tersebut menurutnya akan sangat membantu masyarakat dalam bidang ketahanan pangan. "Saya pun diperintahkan oleh menteri untuk menampung beras-beras di Lampung lantaran khawatir dampak dari resesi ekonomi global yang saat ini sedang melanda berbagai negara. 

Kunjungan kerjanya tadi siang adalah menyamakan persepsi antara pemerintah kabupaten/kota dengan Provinsi Lampung, sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai dengan harapan, lantaran kesamaan ayunan langkah dalam membangun daerah,"terang Arinal lagi. 

Di bidang perikanan Arinal menyatakan bahwa tahun 2023 akan memberikan benih ikan untuk dilepas di sungai way kiri dan Way Kanan. Sebab selama ini sejak puluhan tahun lalu masyarakat hanya melakukan pengambilan ikan di sungai-sungai tersebut dengan berbagai cara. Karenanya tahun 2023 yang akan datang Arinal akan melakukan penaburan benih ikan di kedua alur sungai tersebut. Bahkan ia berharap agar Kementerian Perikanan dan Kelautan dapat mengambil bagian sehingga ikan-ikan endemik Sungai di Kabupaten Tulang Bawang Barat Kabupaten Tulang Bawang dan Mesuji serta Way Kanan dapat terus dilestarikan. (*)

 

  

Sumber: