Operasi Ketupat, Polres Lamtim Terjunkan 762 Personil

Operasi Ketupat, Polres Lamtim Terjunkan 762 Personil

Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan idul fitri 1444 Hijriah. Polres Lampung Timur menggelar operasi ketupat krakatau 2023.--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan idul fitri 1444 Hijriah. Polres Lampung Timur menggelar operasi ketupat krakatau 2023.

"Polri ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik baik roda dua maupun roda empat," ujar Kapolres Lamtim AKBP M.Rizal Muchtar usai memimpin Apel Gelar Pasukan, Senin 17 April 2023.

Dilanjutkan, untuk operasi ketupat krakatau Polres Lamtim menerjunkan 762 personil gabungan. Selain itu, Polres Lamtim juga membentuk 4 Pos Pengamanan  dan 1 Pos Pelayanan.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk pos pelayanan ada Desa Karya Makmur Kecamatan Labuhan Maringgai. Sementara, Pos Pengamanan, ditempatkan di Way Bungur, Bandar Sribawono, Pekalongan dan Simpang Pugung Kecamatan Sekampung Udik.

BACA JUGA:Jelang Hari Raya Idul Fitri, Sejumlah Pasar Tradisional di Mesuji Alami Peningkatan Pembeli

Kapolres menambahkan, untuk titik rawan laka lantas, Polres Lampung Timur sudah melakukan pemetaan dan hasil dari pemetan ada tujuh titik rawan laka lantas.

Menurutnya, ada 7 titik rawan di beberapa tikungan tajam, selain itu ada untuk jalan berlubang sudah dilakukan penambalan yang ada disepanjang Jalintim mulai dari Pasir Sakti sampai Way Bungur.

"Kami mengimbau kepada para pengendara untuk selalu menjaga keselamatan mulai dari patuhi rambu-rambu dan marka jalan, jangan kebut-kebutan karena keluarga menunggu di rumah,"pesan Kapolres.

Kesempatan yang sama Kasat Lantas Polres Lampung Timur Iptu Bima Alief Caesar Gumilang menjelaskan Operasi Ketupat 2023 berlangsung selama 14 hari terhitung mulai 18 April hingga 1 Mei 2023.

BACA JUGA:Gubernur Lampung Sebut Tak Ada Intimidasi Ke Keluarga Bima

"Semoga semuanya berjalan lancar dan tidak ada gangguan yang terjadi, baik Laka Lantas maupun gangguan Kriminal lainnya," kata Iptu Bima. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: