Hadapi El Nino, Petani Diminta Percepat Masa Tanam

Hadapi El Nino, Petani Diminta Percepat Masa Tanam

Sebanyak 32 provinsi akan terdampak hantaman El Nino yang bisa memengaruhi berbagai sektor. FOTO KOMINFO--

PESISIR BARAT, RADARLAMPUNG.CO.ID - Sejumlah langkah mulai diambil untuk mengantisipasi serangan El Nino yang diperkirakan terjadi Agustus 2023. 

Salah satunya seperti dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pesisir Barat yang mengimbau petani mempercepat masa tanam menjelang serangan El Nino

Imbauan percepatan masa tanam terkait antisipasi serangan El Nino ini dilakukan melalui petugas penyuluh lapangan di kabupaten itu.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Yunirizal Efendi mengatakan, percepatan masa tanam padi ini harus dimaksimalkan. 

BACA JUGA: Antisipasi Kerugian Besar Akibat El Nino Ekstrem, Kementan Dorong Petani Ikut Program Asuransi Usaha

Jika tidak dilakukan, dikhawatirkan bakal berdampak kepada petani itu sendiri saat terjadi serangan El Nino. 

Di mana, sebentar lagi bakal memasuki musim kemarau panjang yang disebabkan  fenomena El Nino.

“Harus dilakukan berbagai upaya. Terutama terhadap tanaman pangan seperti padi. Jika petani sudah selesai musim panen, sebaiknya langsung digarap kembali untuk dilakukan percepatan tanam,” tegas Yunirizal Efendi mewakili Kepala DKPP Pesisir Barat Unzir.

Dengan percepatan masa tanam, ketika kemarau panjang akibat El Nino terjadi, kondisi tanaman padi sudah kuat. 

BACA JUGA: Tidak Hanya Berpotensi Sebabkan Kekeringan, El Nino Bisa Munculkan Karhutla

"Kemarau panjang akan sangat berdampak terhadap kondisi tanaman pangan. Terutama padi. Karena memang beberapa wilayah di Pesisir Barat ini rentan terjadi kekeringan,” tandasnya. 

Dilanjutkan, ada beberapa wilayah rawan kekeringan. Baik sawah tadah hujan maupun sawah irigasi, dengan total luas sekitar 3.000-3.500 hektare.

Lahan tersebut tersebar di Kecamatan Bangkunat seluas 1.248 hektare, Ngaras 629 hektare dan Kecamatan Ngambur 1.762 hektare. 

Karena itu, pihaknya benar-benar mengimbau agar petani memaksimalkan percepatan masa tanam. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: