Butuh Uluran Tangan Dermawan, Kondisi Bayi M Ibnu Rohim dengan Jantung Bocor Memprihatinkan

Butuh Uluran Tangan Dermawan, Kondisi Bayi M Ibnu Rohim dengan Jantung Bocor Memprihatinkan

-Melida Rohlita-

RADARLAMPUNG.CO.ID - Kondisi balita M Ibnu Rohim  berumur 15 bulan semakin mengkhawatirkan karena penyakit jantung bocor yang dideritanya.

Ya, anak bungsu dari pasangan Julia (29) dan Eka(32) warga Kemiling, Bandar Lampung ini menderita penyakit jantung bocor sejak dirinya lahir.

Ditemui Jumat, 28 Juli 2023 tubuh mungilnya tergolek lemas di ranjang rumah sakit Bhayangkara, Polda Lampung.

Ibnu masuk rumah sakit lantaran demam yang tak kunjung reda sejak tiga hari lalu. Terlihat matanya layu, belum lagi kuku dan bibir membiru karena penyakit yang dideritanya.

BACA JUGA:Kemunculan Gunung Emas Akibat Terbelahnya Sungai Efrat

Ditemani ibu dan dua adiknya, terlihat Ibnu tertidur pasca diberikan ASI dengan alat pengukur detak jantung di lengamnya.

"Baru semalam masuk sini, ini baru bisa tidur karena nangis terus demam ini, makan ga mau. Asi saja dia maunya," ujar Julia.

Bahkan karena rewel, Ibnu hingga kini belum dipasang selang infus. "Ini saja belum sempat dipasang infusnya karena nangis terus," katanya.

Dengan wajah penuh keletihan, Julia menceritakan bagaimana awal mula Ibnu didiagnogsa memiliki penyakit jantung bocor sewaktu lahir.

BACA JUGA:10 Kampus Negeri Indonesia yang Langganan Masuk Jajaran Universitas Terbaik di Dunia

"Jadi anak saya ini lahir di Puskesmas, jadi berobat juga di puskesmas waktu itu batu pilek diperiksa detak jantungnya tidak beraturan lalu di rujuk ke RS A Dadi Tjokrodipo," jelasnya.

Namun pasca keluar dari Rumah Sakit tersebut tidak lama tubuh Ibnu tiba-tiba menguning dan kondisi sangat lemah, alhasil Julia langsung memutuskan untuk membawa anaknya ke RS Umum Daerah Abdul Moeloek.

"Dari situ langsung didiagnosa mengidap kebocoran cantung," ujar ibu rumah tangga ini.

Kata dia, Ibnu sendiri sudah satu kali dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Kita di Jakarta guna pengobatan lebih lanjut selama tiga minggu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: