Inflasi Beras Tertinggi, Ini Upaya Dinas Pangan Bandar Lampung untuk Mengatasinya

Inflasi Beras Tertinggi, Ini Upaya Dinas Pangan Bandar Lampung untuk Mengatasinya

Foto Melida Rohlita--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Salah satu penyumbang tingginya inflasi di Bandar Lampung adalah beras.

Melihat itu, melalui Dinas Pangan, Pemkot Bandar Lampung melakukan berbagai hal untuk menekannya.

Plt. Kadis Pangan Kota Bandar Lampung M. Yusuf mengatakan, penyumbang inflasi tertinggi di Bandar Lampung adalah beras.

"Terhitung sejak Agustus, inflasi terbesar disumbang oleh beras, yakni di angka 0,27 persen di Bandar Lampung," katanya, Kamis 14 September 2023.

BACA JUGA:Keren, Mahasiswa Unila Raih Juara 1 Lomba Poster Medical Veteran Competition

Menurutnya, dampak cuaca El Nino begitu sangat terasa di tahun 2023.

Lebih besar dibandingkan tahun 2022 yang lalu, apalagi bagi Kota Bandar Lampung yang bukan wilayah penghasil padi dan beras.

"Banyak petani yang gagal panen. Kalau Kota Bandar Lampung kan tergantung pasokan dari luar, tapi hal ini merata," ujarnya.

Yusuf mengaku, pihaknya melalui Badan Pangan Nasional didorong untuk menekan inflasi pada harga beras saat ini yang masih melambung tinggi.

BACA JUGA:Unila Selenggarakan The 4th ULICoSS dan ULICoSTE 2023

Berupa bantuan pangan dari pusat tahap kedua, yang jumlahnya sama dengan tahap pertama, sekitar 65.303 kelompok penerima, masing-masing 10 kg.

"Dengan jumlah penerima yang sama tapi kita nggak tahu siapa-siapa orangnya," ucapnya.

Untuk teknis penerimaan bantuan, telah mereka koordinasikan sengan Provinsi dan Pusat melalui Zoom Meeting pada beberapa hari lalu.

Dan akan di-launching oleh Gubernur, baru diserah terimakan kepada Kabupaten Kota yang mendapatkan bantuan, termasuk Bandar Lampung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: