Benarkah e-Rapor Lebih Efektif dan Efisien?

Benarkah e-Rapor Lebih Efektif dan Efisien?

Benarkah E-Rapor Lebih Efektif dan Efisien ? . Ilustrasi/Foto.Net--

OLEH  :

IRALIYA NINGSIH 

MAHASISWA MPBSI UNIVERSITAS LAMPUNG

Saat ini, para guru di sekolah sedang disibukkan dengan pengisian nilai akhir semester. 

E-rapor kurikulum merdeka merupakan salah satu aplikasi yang digunakan oleh para guru untuk mengurus penilaian hasil belajar pada pendidikan dasar dan menengah secara online. 

Aplikasi ini diluncurkan pertama kali oleh Kemendikbud pada tanggal 30 November 2022. 

Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan proses penilaian dan penyusunan laporan capaian hasil belajar siswa. 

Lalu, benarkah aplikasi ini memudahkan guru? Benarkah aplikasi ini lebih efektif dan efisien dibandingkan rapor tulisan tangan? 

Sebelum era digital, para guru menulis laporan hasil belajar siswa dengan tulisan tangan, kemudian berkembang menjadi e-rapor. 

Pada dasarnya, kedua hal ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

Bagi yang tidak terbiasa dengan teknologi atau komputer, rapor tulisan tangan biasanya lebih mudah dipahami. 

Terlebih orang tua atau wali murid dapat melihat secara langsung hasil belajar anaknya pada pertemuan orang tua dan guru. 

Namun, dari segi kekurangan, rapor tulisan tangan dianggap membutuhkan biaya dan waktu yang lebih banyak, apalagi jika jumlah siswa dalam satu kelas cukup banyak. 

Hal ini kerap membuat para guru kewalahan.

Sama halnya dengan rapor tulis tangan, e-rapor juga memiliki kelebihan dan kekurangan. 

Sebagai salah satu pengguna e-rapor, saya turut merasakan serba-serbi kemudahan dan kesulitan aplikasi ini. 

Beberapa kelebihan yang saya dapatkan di antaranya,

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: