Referensi Perguruan Tinggi 2024, Ini Daftar 10 Sekolah Kedinasan Terketat

Referensi Perguruan Tinggi 2024, Ini Daftar 10 Sekolah Kedinasan Terketat

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi salah satu sekolah kedinasan terketat tahun 2023. FOTO TANGKAPAN LAYAR/INSTAGRAM @humasipdn.id--

RADARLAMPUNG.CO.ID – Berikut ini merupakan sekolah kedinasan terketat dengan jumlah peminat terbanyak di tahun 2023, yang dapat dijadikan sebagai referensi perguruan tinggi dalam SNPMB 2024.

Tak hanya melihat pada kampus negeri maupun kampus swasta yang memiliki ranking terbaik, para siswa sebagai calon mahasiswa baru juga harus melihat lebih ke arah sekolah kedinasan.

Sekolah kedinasan setiap tahunnya pun banyak diminati oleh para siswa di Sekolah Menengah Atas yang ingin melanjutkan pendidikan di bangku perguruan tinggi.

Dalam hal ini, sekolah kedinasan dapat menjadi referensi perguruan tinggi ikatan dinas yang bisa dikejar sebagai salah satu Impian yang menjanjikan masa depan cerah.

BACA JUGA: 10 Sekolah Kedinasan Dengan Daya Saing Terketat 2023, Bisa Jadi Referensi Masuk Perguruan Tinggi 2024

Apalagi setelah lulus nanti pekerjaan alumni dari sekolah kedinasan sudah terjamin masuk kerja bahkan ada yang bisa langsung jadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Berdasarkan data rekap pendaftaran sekolah kedinasan pada bulan Mei tahun 2023 lalu. Jumlah peminat dari perguruan tinggi yang masuk dalam daftar sekolah ikatan dinas ini mencapai puluhan ribu orang.

1. Politeknik Keuangan Negara – Sekolah Tinggi Akuntansi Negara 

Di peringkat pertama ada PKN-STAN dengan jumlah pendaftar mencapai 51.136, sedangkan kuota masuk yang diterima hanya 1.100 saja.

BACA JUGA: Iptu Olivia Jeniar Chaniagung, Polwan Cantik Satu-satunya Kapolsek Perempuan di Lampung, Ini Sepak Terjangnya

2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri 

Selanjutnya ada IPDN yang jumlah pendaftar di tahun 2023 lalu mencapai 32.810 dengan kuota penerimaan hanya 534 .

3. Politeknik Statistika – Sekolah Tinggi Ilmu Statistik 

Posisi ketiga ada POLSTAT-STIS yang tercatat memiliki jumlah pendaftar mencapai 24.913, dengan kuota penerimaan hanya 500. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: