Cabai dan Bawang Masih Melambung di Tulang Bawang Barat Lampung, Segini Harganya

Cabai dan Bawang Masih Melambung di Tulang Bawang Barat Lampung, Segini Harganya

Manfaat cabai rawit untuk membersihkan darah kotor. ILUSTRASI/PIXABAY--

TUBABA, RADARLAMPUNG.CO.ID - Hingga hari ini Jumat 12 April 2024, harga cabai merah, cabe kecil, bawang merah, bawang putih, rampai, tomat, kentang, wortel, dan kebutuhan lainnya masih sangat tinggi di Tulang Bawang Barat, Lampung.

Berdasarkan pantangan dari Lampung di sejumlah pasar yang ada di kecamatan Tulang Bawang Tengah khususnya harga cabai dan bawang masih melambung tinggi. Cabe merah misalnya masih diangkat Rp75.000 per Kg, sementara cabe kecil masih di angka Rp65 ribu per Kg.

"Cabe besar harganya Rp75.000 Pak kalau cabe kecil Rp65.000 per kg nya," ungkap Sumini (38) pedagang pasar Panaragan Jaya Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tubaba. 

BACA JUGA:Arus Balik Lebaran, Ruas Jalinbar di Pesisir Barat Ramai Lancar

Selain itu, juga harga bawang merah masih di angka Rp45 ribu. Begitu juga bawang putih harganya hampir menyamai bawang merah yang berada pada angka 40.000 per kg.

"Kalau bawang merah Rp45.000, kalau bawang putih Rp40.000," katanya. 

Tingginya harga komoditas cabai dan bawang tersebut juga terjadi di Pasar Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tubaba. Di pasar modern dan di sejumlah warung yang ada di sekitar pasar tersebut, harga cabai dan bawang juga sama.

BACA JUGA:Disnakertrans Buka Posko Sejak H-7 Lebaran, hingga H+3 tak Ada Pengaduan Pekerja Soal THR di Mesuji

"Sejak sebelum lebaran sampai hari ini belum ada penurunan, mungkin ini karena dampak dari banyaknya masyarakat yang menggelar hajatan pasca hari Raya Idul Fitri ini," ungkap Masitoh (33) pedagang Pasar Pulung Kencana, Tubaba. 

Masihkah memperkirakan bahwa harga-harga kebutuhan sembako termasuk beras akan mengalami penurunan sekitar satu pekan mendatang.

Itu disebabkan karena telah banyaknya masyarakat yang beraktivitas melakukan pemetikan atau pemesanan cabai dan Bawang dari berbagai daerah di Lampung sebagai produsen. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: