Raphinha Makin Tajam Bersama Barcelona, Flick: Saya Selalu Menginginkannya di Tim Saya
Barcelona tampil sempurna di awal La Liga, Raphinha dan Lamine Yamal menjadi kunci kemenangan serta mendapat pujian Hansi Flick.-Instagram/@fcbarcelona-
RADARLAMPUNG.CO.ID - Performa agresif kembali membawa Barcelona meraih kemenangan ketiga beruntun setelah menundukkan Rayo Vallecano 5-2 di Spotify Camp Nou.
Tertinggal lebih dulu, Barcelona mampu membalikkan situasi melalui permainan menyerang yang menjadi ciri khas skuad asuhan Hansi Flick.
Raphinha dan Lamine Yamal menjadi motor kemenangan dengan masing-masing menyumbangkan dua gol dalam pertandingan tersebut.
Hasil itu membuat Barcelona mengumpulkan sembilan poin dari tiga laga sekaligus mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen La Liga.
Khusus Raphinha, tambahan dua gol membuat penyerang Brasil tersebut sudah mengoleksi lima gol dalam tiga pertandingan pertama musim ini.
Ia juga selalu mencetak gol dalam setiap pertandingan Barcelona sejak kompetisi musim baru bergulir.
Flick memberikan apresiasi khusus kepada Raphinha yang dinilainya memiliki kualitas kelas dunia serta etos kerja tinggi.
Menurut Flick, keberadaan Raphinha sebagai kapten juga memberikan dampak positif bagi tim yang tengah menjalani awal musim dengan sejumlah pemain baru.
"Tentu saja saya mengharapkan penampilannya; dia adalah pesepakbola kelas dunia. Saya selalu menginginkannya di tim saya. Dan menjadi kapten bagus untuknya," kata Flick.
Di balik kemenangan besar tersebut, Flick tetap menemukan sejumlah hal yang harus diperbaiki Barcelona, terutama dalam mengontrol jalannya pertandingan.
Menurutnya, kecenderungan bermain menyerang secara konstan terkadang membuat tim mengambil risiko dan kehilangan kendali atas tempo laga.
"Kami bermain fantastis di babak pertama. Kami bereaksi dengan baik terhadap gol itu; itu adalah sesuatu yang bisa terjadi," ujar Flick.
"Saat bermain di kandang, kami perlu mengontrol pertandingan dengan lebih baik. Lebih banyak menguasai bola," lanjutnya.
Flick menilai mentalitas untuk terus maju dan menyerang merupakan karakter sejumlah pemainnya, tetapi Barcelona juga harus tahu kapan memperlambat permainan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


