disway awards

Bingung Cari Referensi, Hack Perplexity AI Ini Bisa Bantu Jawaban Cepat dan Bisa Dicek

Bingung Cari Referensi, Hack Perplexity AI Ini Bisa Bantu Jawaban Cepat dan Bisa Dicek

Perplexity AI menyajikan jawaban ringkas sekaligus sumber rujukan yang bisa langsung dicek-instagram/@perplexity-

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pernah merasa sudah mencari informasi ke mana-mana, tapi justru makin bingung karena jawabannya berbeda-beda dan sumbernya tidak jelas.

Situasi ini sering dialami pelajar saat mengerjakan tugas, maupun pekerja ketika menyusun laporan atau bahan presentasi yang butuh data akurat dalam waktu singkat.

Di tengah kondisi itu, Perplexity.ai hadir bukan sekadar sebagai chatbot AI, melainkan mesin pencari berbasis AI yang menempatkan sumber informasi sebagai bagian utama dari jawabannya.

Setiap kali pengguna bertanya, Perplexity tidak hanya memberi ringkasan, tetapi juga langsung menampilkan rujukan yang bisa dibuka dan dicek ulang.

BACA JUGA:Claude AI Punya Hack Terbaru, Materi Panjang Bisa Jadi Cheat Sheet 1 Halaman dalam Menit

Salah satu hack paling berguna untuk pelajar dan pekerja adalah memanfaatkan fitur Focus, khususnya mode Academic.

Dengan mode ini, pencarian tidak lagi bercampur dengan artikel opini, blog acak, atau konten populer yang belum tentu relevan.

Perplexity akan mengarahkan jawaban ke sumber yang lebih akademik seperti jurnal, publikasi riset, atau artikel referensi yang lebih kredibel.

Cara kerja hack ini cukup terasa dampaknya.

BACA JUGA:Prompt Gemini AI Edit Foto Selfie Natural di Kamar Aesthetic, Wajah Tetap Asli dengan Sentuhan Glowing

Saat pengguna mengetik pertanyaan, misalnya tentang konsep tertentu, tren industri, atau teori yang sering muncul di materi kuliah, Perplexity langsung menyusun penjelasan ringkas dalam bahasa yang mudah dipahami.

Di bawahnya, tersedia daftar sumber yang menjadi dasar jawaban tersebut, sehingga pengguna bisa langsung menelusuri dokumen aslinya tanpa harus mencari ulang di mesin pencari lain.

Bagi pelajar, hasil ini sangat membantu untuk menyusun kerangka tugas, memahami teori sebelum membaca jurnal panjang, atau memastikan bahwa informasi yang dipakai punya dasar yang jelas.

Sementara bagi pekerja, mode Academic memudahkan saat membutuhkan gambaran cepat tentang suatu topik, data pendukung untuk laporan, atau pembanding sebelum mengambil keputusan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: