Bentuk Tanggung Jawab, Unila Pastikan Perbaikan Kendaraan Mahasiswa Terdampak Pohon Tumbang

Bentuk Tanggung Jawab, Unila Pastikan Perbaikan Kendaraan Mahasiswa Terdampak Pohon Tumbang

Bentuk Tanggung Jawab, Unila Pastikan Perbaikan Kendaraan Mahasiswa Terdampak Pohon Tumbang-Foto. Tangkap Layar Video Amatir Mahasiswa Universitas Lampung-

RADARLAMPUNG.CO.IDUniversitas Lampung (Unila) menegaskan sikap bertanggung jawab atas insiden pohon tumbang yang menimpa sejumlah kendaraan mahasiswa di lingkungan kampus akibat cuaca ekstrem.

Pihak rektorat Unila memastikan para mahasiswa terdampak tidak akan dibiarkan menanggung kerugian sendiri.

Langkah konkret ini diambil sebagai wujud kepedulian kampus terhadap keamanan dan kenyamanan mahasiswa. Pihak Unila pun bergerak cepat dengan menyiapkan mekanisme bantuan perbaikan bagi kendaraan yang mengalami kerusakan.

Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Unila, Budi Sutomo, menegaskan bahwa Unila berkomitmen penuh memberikan solusi bagi mahasiswa. Menurutnya, skema tanggung jawab yang disiapkan adalah dalam bentuk perbaikan fisik kendaraan.

BACA JUGA:Budiyono Raih Gelar Doktor di FEB Unila, Bedah Kunci Keberlanjutan QRIS bagi UMKM

“Kami pastikan mahasiswa yang terdampak mendapatkan solusi. Saat ini kami tengah menyiapkan mekanisme bantuan perbaikan langsung. Hal ini dilakukan agar tetap sesuai dengan aturan administrasi negara yang berlaku,” ujar Budi Sutomo.

Ia menambahkan, sejak detik pertama kejadian, tim internal Unila sudah diterjunkan untuk memastikan area kembali steril dan aman untuk aktivitas mahasiswa.

Kepala Bagian Umum Unila, Edwin, merincikan bahwa berdasarkan hasil pendataan sementara, terdapat delapan unit kendaraan yang menjadi sasaran pohon tumbang saat terparkir di area UPA Bahasa Unila.

Tanggung jawab perbaikan ini akan mencakup kendaraan milik mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) serta Fakultas Hukum (FH) yang terdampak.

BACA JUGA:One Untoro Raih Gelar Doktor di FISIP Unila, Bedah Peran Kelompok Islam dalam Pengembangan Sains Digital

“Seluruh data sudah kami inventarisasi. Tingkat kerusakan memang bervariasi dari sedang hingga berat, dan data ini menjadi dasar kami untuk melakukan tindak lanjut perbaikan,” jelas Edwin.

Sebagai bagian dari tanggung jawab jangka panjang dalam menjamin keselamatan sivitas akademika, Unila tidak hanya fokus pada ganti rugi, tetapi juga pada pencegahan. Audit terhadap pepohonan tua di seluruh lingkungan kampus kini diperketat.

Tim Taman dan Lingkungan Unila mulai menyisir area-area rawan, seperti titik parkir dan jalur pejalan kaki, untuk melakukan pemangkasan (topping) pada pohon yang berisiko tumbang.

BACA JUGA:Unila Kukuhkan Dua Guru Besar Baru, Perkuat Bidang Bahasa dan Hukum

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait