Indonesia Perkuat Posisi Sebagai Episentrum Keuangan Syariah Global Dalam Forum BISFF 2025
--
RADARLAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen menjadi poros utama keuangan syariah global.
Ini ditunjukkan dengan partisipasi aktif dalam Brunei Islamic Sustainable Finance Forum (BISFF) 2025.
Forum bergengsi berlangsung pada 28 Mei 2025 di Bandar Seri Begawan ini menghadirkan keynote speaker Sutan Emir Hidayat, Ph.D., Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
Diketahui, BISFF 2025 merupakan forum internasional yang digelar Brunei Institute of Leadership and Islamic Finance (BILIF), yakni lembaga training milik Brunei Darusaalam Central Bank (BDCB).
BACA JUGA:Kunjungi Lampung, Kepala Sekretariat KNEKS Ulas Potensi Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah
BACA JUGA:Sinergi KNEKS dan KDEKS Lampung untuk Ekonomi Syariah Lebih Kuat
Kegiatan ini bertujuan mempromosikan kolaborasi global dalam pengembangan keuangan syariah berkelanjutan.
Forum internasional tersebut dihadiri regulator, akademisi, pelaku industri hingga organisasi multilateral dari lebih 50 negara.
Keikutsertaan Indonesia dalam BISFF 2025 menjadi momentum penting menunjukkan kemajuan signifikan dalam membangun ekosistem syariah holistik.
Dalam kesempatan tersebut Sutan Emir menjabarkan langkah-langkah strategis yang dilakukan Indonesia dalam mempercepat pengembangan ekonomi syariah.
BACA JUGA:5 Rekomendasi Daster Nyaman yang Adem dan Modis, Dari Model Klasik Hingga untuk Busui
BACA JUGA:Tampil Santai Tapi Modis dengan Tren Model Daster yang Lagi Hits
Termasuk upaya memperkuat ketahanan ekonomi nasional, serta kontribusi dalam agenda keuangan berkelanjutan global.
“Indonesia tidak hanya fokus pada pertumbuhan instrumen keuangan syariah, tetapi juga menjadikannya sebagai pilar pembangunan inklusif dan berkelanjutan," kata Sutan Emir.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
