Bobol Rumah Tetangga, Satu dari Empat Pelaku Dibekuk Polisi
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung berhasil meringkus satu dari empat pelaku spesialis pembobol rumah--
RADARLAMPUNG.CO.ID - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung berhasil meringkus satu dari empat pelaku spesialis pembobol rumah dan ruko yang beraksi di wilayah Langkapura, Bandar Lampung.
Pelaku berinisial Z, yang diketahui merupakan warga setempat, ditangkap usai melakukan aksi pencurian di rumah tetangganya sendiri. Penangkapan dilakukan tidak lama setelah korban melaporkan kejadian tersebut.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Alfret Jacob Tilukay mengungkapkan, aksi pencurian terjadi pada Minggu, 1 Juni 2025. Dalam aksinya, para pelaku berhasil membawa kabur dua unit handphone, satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah, dan satu unit motor Honda Vario putih.
BACA JUGA:Polisi Ungkap Praktik Klinik Kecantikan Ilegal di Pringsewu, Puluhan Obat Disita
"Modus operandi para pelaku adalah dengan merusak gembok rumah korban. Pelaku Z berperan sebagai pengintai sekaligus pemantau situasi di sekitar lokasi saat pencurian berlangsung," jelas Kombes Alfret, Sabtu (7/6).
Sementara itu, tiga pelaku lainnya yang hingga kini masih buron, disebut-sebut merupakan otak dari aksi pencurian tersebut. Salah satunya bahkan diketahui merupakan adik kandung dari pelaku Z.
Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa Z merupakan residivis dalam dua kasus berbeda, yakni kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) pada 2016 dan kasus penyalahgunaan narkoba pada 2018.
BACA JUGA:Efek Serakah, Hendak Bobol Dua Rumah, Pencuri di Lampung Tengah Apes Kepergok Warga
Ia juga dikenal sebagai spesialis pencurian, yang telah berulang kali beraksi di sejumlah rumah, ruko, serta minimarket di wilayah Bandar Lampung.
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario dan satu unit handphone milik korban. Sementara barang curian lainnya diketahui telah dijual oleh para pelaku.
Polisi kini masih memburu tiga pelaku lain yang berasal dari Lampung Tengah dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
