disway awards

Kerap Terjadi Antrian Bio Solar, Pemprov Lampung Klaim Stok BBM Subsidi Masih Aman

Kerap Terjadi Antrian Bio Solar, Pemprov Lampung Klaim Stok BBM Subsidi Masih Aman

Suasana antrian Bio Solar beberapa waktu lalu di SPBU Jl Sultan Agung.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---

RADARLAMPUNG.CO.ID - Akhir-akhir ini sering terlihat terjadi antrian Bio Solar di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Provinsi Lampung.

Kabid Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lampung Sopan Sopian Atiek mengatakan, terdapat beberapa penyebab yang menyebabkan terjadinya antrian tersebut.

Seperti adanya keterlambatan pengiriman Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan oleh Pertamina ke SPBU hingga kendaraan yang memilih untuk mengisi BBM di satu tempat. 

"Atau memang truk itu secara bersama-sama di SPBU yang sama, jadi antri. Dan kendaraannya besar, jadi sampai keluar dari SPBU," ujar Sopan Sopian, Rabu 11 Juni 2025.

BACA JUGA:Enam Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemprov Lampung Ikuti Uji Kompetensi, Berikut Ini Daftar Namanya

Sopan Sopian menyampaikan, untuk SPBU yang berada di jalan lintas maupun daerah industri kuota yang diberikan cukup banyak. 

"SPBU yang ada di daerah lintas seperti By Pass Soekarno-Hatta, Panjang, Teluk atau daerah industri memang mereka cari BBM yang dekat dan ini kuotanya lebih banyak dari SPBU yang bukan didaerah lintas," ucapnya.

Meski demikian, pihaknya memastikan stok BBM bersubsidi, yaitu Pertalite maupun Bio Solar di Lampung dalam kondisi aman. 

Di mana, kata Sopan Sopian, realisasi penyaluran kuota bulanan Mei 2025 ini untuk Bio Solar dan Pertalite masih berkisar di angka 90 persen. 

BACA JUGA:Kabar Baik, Mulai Tahun Ajaran 2025/2026 Gubernur Mirza Hapus Uang Komite

Rinciannya, penyaluran Bio Solar dibulan Mei 66.234 KL atau 94 persen dan penyaluran Pertalite bulan Mei 55.819 KL atau 88,78 persen.

"Kalau untuk BBM kita cukup aman, artinya dari sisi stok kita penyalurannya masih dibawah kuota," ucapnya.

Sedangkan untuk realisasi tahunan hingga Mei 2025, disampaikan Sopan Sopian, penyaluran Bio Solar sebanyak 315.110 KL atau 39,28 persen dari kuota tahunan 

Kemudian untuk penyaluran Pertalite sampai dengan bulan Mei sebanyak 275.072 KL dari kuota tahunan sebanyak 784.883 KL.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait