disway awards

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Ikut Itikaf Mbayan Subuh di Masjid Agung Al Hijrah

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Ikut Itikaf Mbayan Subuh di Masjid Agung Al Hijrah

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia,Dr.Hi.M Nasrullah Yusuf SE,MBA bersemangat Ikut I'tikaf Dini Hari "Mbayan Subuh" di Masjid Agung Al Hijrah. Foto Universitas Teknokrat Indonesia--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Rangkaian itikaf yang berlangsung di Masjid Agung Al Hijrah diisi dengan tausiyah usai salat Subuh berjamaah, Jumat 3 Oktober 2025. 

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. Hi. M Nasrullah Yusuf, S.E., MBA., yang juga Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Al Hijrah Kota Baru Lampung turut mengikuti itikaf.

Mbayan subuh merupakan salah satu rangkaian acara itikaf yang dilaksanakan setelah selesai melaksanakan salat lima waktu. Acara berlangsung dari 2-5 Oktober 2025

Tausiyah subuh disampaikan oleh Ustadz Komjen Pol (Purn) Anton Bachrul Alam, yang mengusung tentang Syukur Hidup, Menghidupkan Hati dengan Dzikir dan Doa Mengikuti Ajaran Rasulullah SAW.

BACA JUGA:Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Raih Best Presenter Award di Ajang Internasional

BACA JUGA:Universitas Teknokrat Indonesia Jalin Kerjasama Dengan Tongmyong University Korea Selatan

Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kedekatan dengan Allah SWT melalui salat, dzikir dan memperbanyak doa, khususnya di waktu-waktu mustajab.

Suasana khusyuk dan penuh semangat terlihat dari antusiasme jamaah dalam menyimak pesan-pesan tausiah.

Selain sebagai sarana menambah ilmu agama, kegiatan ini juga mempererat ukhuwah antar jamaah yang hadir di masjid Agung Al Hijrah.

Salah satu panitia itikaf, Ustadz H. Jafar, menyampaikan bahwa Mbayan subuh merupakan agenda rutin selama iktikaf. 

BACA JUGA:Mahasiswa Teknokrat Persembahkan 5 Medali untuk Lampung di POMNAS XIX, Termasuk 1 Emas Bergengsi

BACA JUGA:Teknokrat Gelar MABIT dan Jalasah PKKMB 2025: Sinergi Iman dan Ilmu untuk Pemimpin Masa Depan

“Kami berharap kegiatan ini menjadi wasilah untuk menambah keimanan dan memperkuat semangat beribadah, ujarnya.

Rangkaian i'tikaf tidak hanya diisi dengan salat malam, dzikir, dan doa. Tetapi juga kajian dan tausiah yang memberikan pencerahan rohani. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait