Persija Hadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC, Munster Targetkan Hasil Maksimal di GBK
--
RADARLAMPUNG.CO.ID– Pertandingan sengit dipastikan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Senin malam, 29 Desember 2025, pukul 19.00 WIB.
Persija Jakarta akan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga tunda pekan ke-18 Liga 1. Duel ini diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan poin penting, terlebih Persija akan tampil di hadapan puluhan ribu pendukung setianya, The Jakmania.
Menjelang pertandingan tersebut, Bhayangkara Presisi Lampung FC menggelar sesi konferensi pers pra-pertandingan. Pelatih kepala Paul Munster didampingi bek sayap Firza Andika menyampaikan kesiapan tim untuk menghadapi tantangan berat di markas Macan Kemayoran.
Munster menegaskan anak asuhnya datang ke Jakarta dengan motivasi tinggi untuk bangkit, sekaligus menunjukkan respons positif setelah hasil kurang maksimal pada pertandingan sebelumnya.
Menurutnya, laga melawan Persija menjadi ujian penting bagi mental dan karakter para pemain Bhayangkara.
“Kami menunggu reaksi besar dari tim setelah pertandingan terakhir. Besok kami harus benar-benar fokus dan bertarung penuh sepanjang laga,” kata Munster, Minggu, 28 Desember 2025.
Ia juga menyadari atmosfer GBK selalu memberikan tekanan tersendiri bagi tim tamu. Namun, Munster menilai kondisi tersebut justru menjadi tantangan yang harus dijawab oleh para pemain di lapangan. Ia menyebut GBK sebagai stadion terbaik di Indonesia dan memiliki kenangan tersendiri dalam perjalanan karier kepelatihannya.
“Saya pernah merasakan atmosfer di sini beberapa tahun lalu. Waktu berjalan cepat. Ini stadion terbaik di Indonesia dan selalu memberikan pengalaman luar biasa. Akan lebih sempurna jika kami bisa membawa pulang tiga poin,” ujarnya.
Terkait absennya pelatih kepala Persija, Thomas Doll, di sisi lapangan, Munster menegaskan hal tersebut tidak memberikan keuntungan apa pun bagi timnya. Menurutnya, hasil pertandingan tetap ditentukan oleh performa pemain yang tampil.
“Bagi saya itu tidak berpengaruh. Yang menentukan adalah pemain di atas lapangan. Pelatih bisa menyiapkan taktik, tetapi pemainlah yang menjalankannya,” tegas Munster.
Ia juga menilai Persija tetap merupakan tim kuat, meski baru saja mengalami hasil kurang memuaskan setelah melalui periode panjang tanpa kekalahan. Munster menolak anggapan bahwa kondisi tersebut akan membuat Persija tampil menurun.
Sementara itu, Firza Andika mengakui laga kontra Persija memiliki makna tersendiri. Pemain yang pernah membela Persija tersebut menyebut pertandingan di GBK sebagai momen spesial, namun menegaskan profesionalisme tetap menjadi pegangan utama.
“Bagi saya ini pertandingan yang spesial, tetapi sebagai pemain profesional saya harus fokus penuh dan memberikan yang terbaik untuk Bhayangkara,” ujar Firza.
Pertemuan Persija Jakarta melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC diperkirakan berlangsung panas dan sarat tensi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
