Gemini AI Hadirkan Gaya Monokrom Berkelas Wanita Berhijab Tampil bak Model Runway
Elegan, tegas, dan tak tergantikan keanggunan modern dalam balutan hitam. -TikTok.Com/@v3catt-
RADARLAMPUNG.CO.ID-Dunia AI kembali memanas setelah Gemini AI menelurkan karya digital yang disebut-sebut memiliki tingkat realisme menyamai hasil foto editorial fashion kelas dunia.
Jika sebelumnya AI ini viral berkat potret amatir low-quality ala kamera smartphone jadul, kini Gemini AI justru melompat ekstrem ke ranah high-end visual dengan pendekatan hiper-realistis bergaya editorial majalah mode.
Dalam eksperimen terbarunya, Gemini AI menghasilkan potret penuh seorang wanita muda Indonesia berhijab pashmina hitam panjang, tampil dengan styling serba hitam berkelas mulai dari blazer oversize berstruktur tebal, turtleneck hitam bertuliskan logo putih JIL SANDER+, hingga topi ember nilon hitam dengan logo PRADA yang tampak jelas.
Potret tersebut dilengkapi tas selempang monogram LV yang menggantung di bahu kanan, memberikan kesan luxury statement yang kuat.
Menariknya, AI tetap mempertahankan bentuk asli wajah sang model mulai dari mata, hidung, hingga bibir sesuai instruksi dalam prompt.
Dengan pencahayaan kontras tinggi, visual 8K resolusi ultra-tajam, serta komposisi yang dibuat mempertegas kesan tubuh tinggi sang subjek, hasil akhirnya terasa seperti sampul majalah Vogue versi hiper-realistis.
Komposisi Editorial Bergaya Majalah Mode
Pose sang wanita dibuat percaya diri namun tetap santai, kamera mengambil full-shot yang menonjolkan keseluruhan outfit.
Warna hitam mendominasi tampilan mulai dari pashmina, blazer, topi, hingga tas.
Namun riasan tetap dibuat natural glowing: eyeshadow coklat, softlens hazelnut, eyeliner memanjang tipis, dan bibir nude merah memperlihatkan standar makeup editorial yang tetap elegan tanpa mengubah karakter wajah.
Latarnya hanya dinding beton abu-abu terang bertekstur halus sederhana, netral, dan bersih memberikan ruang agar detail pakaian dan siluet terlihat dominan.
Pencahayaan alami menyoroti garis tubuh dan menimbulkan bayangan lembut di belakangnya, menciptakan kedalaman visual yang tidak berlebihan namun tetap penuh karakter.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
