Tersinggung Senggolan Saat Minum Tuak, Pria di Pringsewu Tewas Dikeroyok
Ilustrasi pengeroyokan. (Pixabay)--
RADARLAMPUNG.CO.ID– Peristiwa pengeroyokan yang menewaskan Legiman di Kabupaten Pringsewu dipicu persoalan sepele.
Senggolan tubuh saat berada di sebuah lapo tuak berujung adu mulut, hingga akhirnya berakhir dengan penganiayaan secara bersama-sama.
Kapolres Pringsewu AKBP Yunnus Saputra mengungkapkan, berdasarkan keterangan para terduga pelaku, insiden bermula ketika korban dan para pelaku tengah minum tuak di lapo tersebut.
Salah satu pelaku merasa tersinggung setelah tubuhnya bersenggolan dengan korban.
“Motifnya karena para pelaku merasa tersinggung terhadap korban saat sama-sama berada di lapo tuak. Salah satu pelaku juga mengaku tidak terima karena sempat dikeplak di bagian kepala,” ujar AKBP Yunnus.
BACA JUGA:Selama 2025, Polres Pringsewu Tangani 82 Kasus Narkoba, 111 Orang Diamankan
Peristiwa bermula saat salah satu terduga pelaku bernama Nofri baru keluar dari kamar mandi. Ketika hendak duduk dengan posisi saling membelakangi, lengannya tanpa sengaja menyenggol tubuh korban. Senggolan tersebut memicu perdebatan dan adu mulut antara korban dengan tiga terduga pelaku.
Cekcok itu berlanjut hingga ke luar lapo. Tak berselang lama, terjadi penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama oleh para pelaku terhadap korban. Akibat kejadian tersebut, korban terjatuh dan mengalami luka serius.
Keributan di jalan tersebut menarik perhatian pengunjung lapo. Saat mereka keluar, korban terlihat sudah tergeletak di tanah, sementara para terduga pelaku melarikan diri ke arah yang tidak diketahui.
BACA JUGA:Kecelakaan Naik, Kapolres Klaim Korban Meninggal di Pringsewu Justru Menurun
Korban kemudian ditolong oleh warga dan pengunjung lapo, lalu dibawa ke Puskesmas Wates untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
“Hasil pemeriksaan awal ditemukan luka terbuka pada tubuh korban dengan panjang sekitar 4 sentimeter dan lebar 1 sentimeter,” pungkas Kapolres.
Polisi saat ini masih mendalami kasus tersebut dan memburu para pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
