Terkuak, Ini Daftar Jalan Yang Diperbaiki Pemprov Lampung Lewat Pinjaman Rp1 Triliun ke BJB
Kepala Dinas BMBK Lampung, M. Taufiqullah saat menjelaskan ruas jalan yang diperbaiki.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---
RADARLAMPUNG.CO.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tengah menuntaskan proses pinjaman daerah senilai Rp1 triliun ke Bank Jabar Banten (BJB) yang akan digunakan untuk memperbaiki puluhan kilometer jalan provinsi di berbagai kabupaten/kota.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan tahapan administratif pinjaman daerah tersebut hampir rampung.
Saat ini, Pemprov Lampung hanya tinggal menunggu surat izin pelampauan defisit anggaran dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
“Alhamdulillah, kami baru pulang rapat dengan Kemenkeu bersama Bappeda dan BPKAD. PMK terkait batas pelampauan defisit anggaran sudah ada. Sekarang tinggal menunggu surat izin pelampauan defisit sebagai syarat pinjaman ke BJB,” kata Taufiqullah, Rabu 7 Januari 2026.
Ia optimistis izin tersebut dapat terbit dalam waktu dekat. Jika izin resmi keluar, maka pinjaman daerah ke BJB secara otomatis dapat dicairkan.
“Insyaallah minggu depan sudah keluar. Secara prinsip sudah disetujui, tinggal menunggu suratnya saja,” ujarnya.
Dana pinjaman daerah sebesar Rp1 triliun itu akan dialokasikan untuk peningkatan dan preservasi jalan provinsi pada sekitar 17 paket pekerjaan, dengan total panjang ruas mencapai sekitar 380 kilometer. Adapun panjang jalan yang ditangani secara fisik mencapai 98,45 kilometer.
Sebagian besar ruas jalan yang diperbaiki tersebut merupakan jalur strategis pendukung ketahanan pangan dan konektivitas antarwilayah sentra pertanian.
BACA JUGA:Dugaan Kasus Korupsi Jalan Tol, Saksi Ahli Tegaskan Ada Pelanggaran Pengelolaan Keuangan Negara
“Mayoritas ruas ini mendukung ketahanan pangan. Banyak yang berada di kawasan pertanian, persawahan, dan jalur distribusi hasil produksi,” jelas Taufiqullah.
Lokasi pekerjaan tersebar hampir di seluruh kabupaten/kota di Lampung, mulai dari Pringsewu, Lampung Tengah, Lampung Timur, Way Kanan, Tulang Bawang, Mesuji, hingga wilayah pesisir dan Kota Bandar Lampung.
Beberapa ruas yang menjadi perhatian antara lain Bandar Jaya–Simpang Mandala di Lampung Tengah, yang merupakan lanjutan ruas sebelumnya, serta Kota Gajah–Simpang Randu.
Selain itu, ruas Gedong Aji–Umbul Mesir dan kawasan Rawajitu yang dikenal sebagai lumbung padi juga masuk dalam daftar prioritas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
