Bhayangkara Presisi Lampung FC Incar Poin Penutup Putaran Pertama Saat Hadapi PSBS Biak
--
RADARLAMPUNG.CO.ID – Bhayangkara Presisi Lampung FC bersiap mengakhiri putaran pertama BRI Super League 2025/2026 dengan menghadapi PSBS Biak dalam laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Senin, 12 Januari 2026.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pukul 15.30 WIB tersebut menjadi penentuan penting bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC sebelum kompetisi memasuki paruh musim kedua.
Laga kontra PSBS Biak dipandang krusial bagi tim berjuluk The Guardian, terutama untuk memperbaiki performa saat bermain di kandang lawan sekaligus mengamankan tambahan poin demi menjaga posisi di klasemen sementara.
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, menegaskan anak asuhnya menaruh fokus penuh pada pertandingan penutup putaran pertama ini.
“Ini adalah laga terakhir di paruh musim pertama. Kami harus menjalaninya dengan konsentrasi penuh dan kesiapan maksimal,” ujar Munster dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.
BACA JUGA:Bhayangkara Presisi Lampung FC Bangkit, Tekuk Dewa United 1-0 di Stadion Sumpah Pemuda
Munster menilai tidak ada lawan yang bisa dianggap mudah di kompetisi sepak bola Indonesia. Meski posisi PSBS Biak berada di bawah timnya, ia menekankan bahwa setiap pertandingan tetap membutuhkan kerja keras dan disiplin tinggi.
Di sisi lain, pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, Dendy Sulistyawan, menyatakan seluruh skuad berada dalam kondisi siap tempur. Ia menyebut laga ini sebagai momentum untuk memperbaiki catatan tandang yang belum maksimal.
“Kami siap menghadapi pertandingan ini. Catatan away memang belum bagus, tapi itu justru menjadi motivasi tambahan bagi kami untuk berjuang lebih keras dan meraih kemenangan,” kata Dendy.
BACA JUGA:Drama Menit Akhir, Selamatkan Bhayangkara Presisi Lampung FC dari Kekalahan di Kandang
Ia menambahkan, seluruh pemain memiliki tekad yang sama untuk menutup putaran pertama dengan hasil positif.
Pada laga tersebut, Bhayangkara Presisi Lampung FC dipastikan tidak dapat menurunkan Sani dan Wahyu Subo. Kendati demikian, Munster menilai absennya dua pemain tersebut tidak mengurangi kekuatan tim secara keseluruhan.
“Kami memang kehilangan beberapa pemain, tetapi masih ada pemain lain yang siap tampil dan bersaing untuk masuk starting eleven,” ujarnya.
Menurut Munster, kedalaman skuad menjadi salah satu kekuatan Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam menghadapi situasi tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
