Antisipasi DBD, Puskesmas Serupa Indah Lakukan Penyelidikan Epidemiologi di Dua Kampung
Foto Ist.--
RADARLAMPUNG.CO.ID – Menindaklanjuti adanya warga yang diduga mengalami Demam Berdarah Dengue (DBD), Puskesmas Serupa Indah, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan, melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di Kampung Bhakti Negara dan Kampung Bumi Mulya.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini guna menekan potensi meluasnya penularan DBD di wilayah tersebut.
Kepala Puskesmas Serupa Indah, Suardi Ahmad, S.Kep., MM, menjelaskan bahwa kegiatan PE difokuskan pada penelusuran kemungkinan adanya penderita lain serta pemeriksaan keberadaan jentik nyamuk di lingkungan sekitar rumah warga yang diduga terpapar, dengan radius pengamatan mencapai 100 meter.
“Penyelidikan ini bertujuan mengetahui sumber penularan sekaligus menentukan langkah pencegahan yang tepat agar tidak berkembang menjadi kejadian luar biasa,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, tim puskesmas juga melakukan berbagai upaya preventif, seperti penerapan gerakan 3M+, pemberian edukasi kesehatan kepada masyarakat, serta pembagian bubuk larvasida atau abate untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti di tempat penampungan air.
Suardi menyebutkan, sejumlah warga dari dua kampung tersebut menunjukkan gejala yang mengarah pada DBD. Meski demikian, pihaknya masih menunggu kepastian hasil pemeriksaan dari rumah sakit tempat pasien dirawat. Mengingat saat ini memasuki musim penghujan, risiko penyebaran DBD dinilai semakin meningkat sehingga tindakan cepat perlu dilakukan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada. Bila mengalami demam tinggi lebih dari dua hari disertai nyeri kepala, nyeri sendi, ruam kulit, atau tanda perdarahan ringan, segera periksa ke fasilitas kesehatan. Penanganan sejak awal sangat menentukan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kampung Bhakti Negara, Sumanto, S.Pd, menyatakan dukungannya terhadap langkah yang diambil Puskesmas Serupa Indah. Ia mengajak seluruh warga untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan menutup dan menguras tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Di sisi lain, anggota DPRD Way Kanan Adi Wijaya, SH, turut menyoroti temuan adanya warga yang diduga terjangkit DBD di Kecamatan Pakuan Ratu.
BACA JUGA:Mobilitas Tinggi, Risiko DBD Meningkat, Dinkes Way Kanan Gencar Edukasi Hidup Bersih ke Warga
Legislator asal daerah tersebut meminta Dinas Kesehatan Way Kanan segera mengambil langkah konkret dengan menindaklanjuti kondisi pasien ke rumah sakit tempat perawatan.
“Jika sudah dipastikan DBD, penanganan tidak cukup hanya dengan penyelidikan epidemiologi. Fogging fokus harus segera dilakukan karena penularan DBD berlangsung sangat cepat,” tegas kader Partai Amanat Nasional tersebut.
Adi menambahkan, mengingat DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, maka potensi penularan terhadap masyarakat sekitar sangat besar jika tidak ditangani secara maksimal. Oleh karena itu, ia berharap langkah pencegahan dilakukan secara menyeluruh demi melindungi warga dari ancaman wabah DBD.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
