disway awards

Pemprov Lampung Siapkan Event Bahasa Lampung Antar Sekolah, Perkuat Program Kamis Beradat

Pemprov Lampung Siapkan Event Bahasa Lampung Antar Sekolah, Perkuat Program Kamis Beradat

Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico saat meninjau pelaksanaan Kamis beradat di SMAN 10 Bandar Lampung, Kamis 22 Januari 2026.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berencana menggelar event bahasa Lampung antar sekolah sebagai upaya memperkuat implementasi Hari Kamis Beradat di lingkungan pendidikan.

Rencana tersebut sejalan dengan kebijakan penetapan Hari Kamis Beradat yang tertuang dalam Instruksi Gubernur Lampung Nomor 4 Tahun 2025, yang ditandatangani Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada 30 Desember 2025. 

Melalui kebijakan ini, seluruh jajaran pemerintah daerah hingga satuan pendidikan diwajibkan menerapkan nilai-nilai adat dan budaya Lampung setiap hari Kamis.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung, Thomas Amirico, mengatakan penerapan Kamis Beradat di sekolah-sekolah mulai berjalan, salah satunya melalui penggunaan bahasa Lampung dalam proses pembelajaran.

BACA JUGA:Nubia V80 Max Resmi Hadir di Indonesia, Smartphone dengan Fokus Baterai Awet dan Ketahanan Harian

“Tadi saya lihat di beberapa kelas, mapelnya (mata pelajaran) memang berbeda, tapi proses mengajarnya menggunakan bahasa Lampung. Ini bentuk nyata kita menjaga warisan budaya,” ujar Thomas saat meninjau Kamis beradat di SMAN 10 Bandar Lampung, Kamis 22 Januari 2026.

Menurut Thomas, pengenalan bahasa dan budaya Lampung sejak dini menjadi langkah penting agar generasi muda memiliki rasa cinta dan tanggung jawab dalam melestarikan warisan daerah.

“Kita mengenalkan sedini mungkin bahwa ada adat, budaya, dan bahasa yang harus kita lestarikan. Kita buka ruang-ruang bagi anak bangsa untuk menjaga warisan budaya kita,” kata dia.

Ia menegaskan, penerapan Kamis Beradat dilakukan di seluruh sekolah di Provinsi Lampung tanpa membedakan latar belakang suku.

BACA JUGA:3 Saham Ini Berpeluang Cuan Saat IHSG Masih Tertekan dan Risiko Global Belum Mereda

“Apapun sukunya, di manapun berada di Provinsi Lampung, wajib sama-sama kita jaga, rawat, dan cintai bahasa Lampung,” tegasnya.

Untuk memperkuat implementasi tersebut, Pemprov Lampung juga merencanakan penyelenggaraan event berbahasa Lampung antar sekolah, seperti lomba debat dan pidato.

“Ke depan kita akan coba buat event. Saat ini kita sosialisasikan dan laksanakan dulu. Nanti capaiannya akan kita uji lewat event, sehingga sekolah-sekolah bisa mengirimkan peserta lomba berbahasa Lampung,” jelas Thomas.

Ia menambahkan, muatan lokal bahasa Lampung sebenarnya telah lama berjalan di sekolah. Menariknya, tidak sedikit pengajar bahasa Lampung yang berasal dari luar suku Lampung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait