Geely EX2, Mobil Listrik Rp 200 Jutaan dengan Kabin Lega dan Jarak Tempuh 395 Km
Geely EX2 Mobil Listrik Rp 200 Jutaan. Foto: Geely--
RADARLAMPUNG.CO.ID - Geely EX2 hadir sebagai salah satu mobil listrik paling menarik di kelas harga Rp 200 jutaan di Indonesia.
Mobil ini menyasar konsumen perkotaan yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus mengorbankan ruang kabin, performa, dan fitur penting untuk penggunaan sehari-hari.
Dari sisi harga, Geely EX2 dipasarkan dalam dua varian. Tipe Pro dibanderol Rp 229,9 juta, sementara varian Max dilepas Rp 259,9 juta.
Dengan banderol tersebut, EX2 berada di segmen strategis bagi pembeli mobil pertama listrik atau pengguna yang ingin upgrade dari city car konvensional.
BACA JUGA:Suzuki Wagon R Hybrid 2026, Mobil Listrik Irit dengan Teknologi Mild Hybrid ISG
Keunggulan Geely EX2 langsung terasa dari dimensinya yang relatif besar untuk kelasnya. Mobil ini memiliki panjang 4.135 mm, lebar 1.805 mm, dan tinggi 1.570 mm.
Ukuran ini memberikan kesan SUV kompak yang proporsional dan menghadirkan kabin yang lebih lega dibanding mayoritas mobil listrik entry-level.
Ruang kabin yang lapang menjadi nilai jual utama Geely EX2. Penumpang baris belakang mendapatkan ruang kaki dan kepala yang nyaman, menjadikannya cocok untuk penggunaan keluarga kecil maupun perjalanan harian dengan intensitas tinggi.
Bagasi juga cukup fleksibel untuk kebutuhan belanja, kerja, atau perjalanan singkat luar kota.
BACA JUGA:Dongfeng M-Hero 1 Mobil Listrik Bergaya Militer, Sasar Konsumen Off-road ekstrem
Di sektor performa, Geely EX2 dibekali motor listrik penggerak roda belakang (RWD) dengan tenaga 114 dk dan torsi 150 Nm. Konfigurasi ini jarang ditemui di mobil listrik pada harga serupa.
RWD memberikan sensasi berkendara yang lebih stabil dan responsif, terutama saat akselerasi di kecepatan rendah hingga menengah.
Sumber energinya berasal dari baterai berkapasitas 40,16 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 395 km berdasarkan standar NEDC.
Untuk penggunaan harian di perkotaan, jarak tempuh ini tergolong sangat memadai dan memungkinkan pemilik mengisi daya hanya beberapa kali dalam sepekan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
