Resep Menyimpan Santan Sisa Kolak agar Tahan Lama, Tetap Gurih, dan Tidak Cepat Basi
Santan sisa kolak sering terbuang sia-sia. Padahal, dengan cara simpan yang tepat, santan bisa tahan lama dan tetap gurih.-Freepik/@natashabreen-
RADARLAMPUNG.CO.ID - Kolak hampir selalu menjadi sajian favorit, terutama saat bulan puasa.
Perpaduan manis gula aren, aroma pandan, dan gurihnya santan membuat hidangan ini sulit ditolak.
Namun di balik kelezatannya, ada satu masalah klasik yang sering terjadi di dapur: santan yang tersisa setelah memasak kolak.
Santan memang menjadi kunci utama rasa kolak.
BACA JUGA:Resep Kue Basah Favorit Banyak Orang, Ide Usaha Camilan Takjil yang Diprediksi Laris di Ramadan 2026
Hasil perasan kelapa ini memberi tekstur kental sekaligus cita rasa gurih yang khas.
Takaran santan yang digunakan biasanya disesuaikan dengan porsi, mulai dari sekitar 300 mililiter hingga satu liter.
Sayangnya, santan juga dikenal sebagai bahan yang mudah basi jika tidak disimpan dengan cara yang tepat.
Mengapa Santan Cepat Basi?
BACA JUGA:Resep Cendol Durian Vietnam, Alternatif Menu Takjil Ramadan
Santan mengandung lemak dan air dalam jumlah tinggi.
Kombinasi ini membuat santan sangat rentan terhadap pertumbuhan bakteri jika dibiarkan terlalu lama di suhu ruang.
Bahkan saat disimpan di kulkas, santan yang sudah dibuka tetap memiliki batas ketahanan yang cukup singkat.
Karena itu, santan sisa kolak sebaiknya tidak dibiarkan begitu saja.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
