disway awards

Pembelajaran Berbasis Lingkungan, SMAN 2 Pringsewu Tanamkan Kepedulian Sejak Dini

Pembelajaran Berbasis Lingkungan, SMAN 2 Pringsewu Tanamkan Kepedulian Sejak Dini

Pembelajaran Berbasis Lingkungan, SMAN 2 Pringsewu Tanamkan Kepedulian Sejak Dini.-Foto.Agus-

RADARLAMPUNG.CO.ID- Pembelajaran berbasis lingkungan menjadi salah satu upaya strategis dalam menanamkan kesadaran kepada generasi muda bahwa masa depan bumi berada di tangan mereka. 

Hal inilah yang diterapkan oleh SMA Negeri 2 Pringsewu, Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, melalui program pembelajaran Kokurikuler yang terintegrasi dengan isu lingkungan.

Terlebih, sekolah  ini juga mengedepankan kedepan di butuhkan generasi yang cerdas, berkarakter, peduli dan siap menghadapi tantangan global. 

Namun demikian, masa depan tidak datang dengan sendirinya. Ia dibentuk oleh disiplin, kerja keras dan kepedulian hari ini.

BACA JUGA:Penampilan SMAN 1 Pringsewu dan SMAN 1 Bandar Lampung Sukses Pukau Panggung DBL Dance 2025–2026

"Pemkab Pringsewu terus mendorong pendidikan menyeluruh, yang membangun nalar dan intelektualitas, karakter, keterampilan, dan kepedulian sosial sebagai pondasi dalam mewujudkan Pringsewu Makmur, yakni Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius, sebagai bagian dari kontribusi nyata menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas," ungkap Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila saat Pentas Seni dan Bazar (Paseba) serta Penguatan Pembelajaran Berbasis Lingkungan melalui Program kurikuler digelar di SMA Negeri 2 Pringsewu,kemarin.

Umi yang hadir  bersama anggota DPRD setempat Suyadi mengatakan pembelajaran berbasis lingkungan menanamkan kesadaran bahwa masa depan bumi ada di tangan para generasi muda.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi SMAN 2 Pringsewu yang telah mengintegrasikan program kokurikuler dengan isu lingkungan dan pengelolaan sampah, melalui kolaborasi bersama TPS3R. 

"Hal ini membuktikan bahwa sekolah tidak hanya mencetak prestasi akademik, tetapi juga berperan aktif mendorong perubahan positif bagi siswa dan masyarakat sekitar. Inilah makna pendidikan sesungguhnya, bahwa belajar tidak hanya dari buku, tetapi juga dari kehidupan nyata," ujarnya. 

BACA JUGA:Polres Pringsewu Amankan Sepasang Kekasih Terkait Peredaran Narkotika: Salah Satunya Tenaga Pendidik PPPK?

Kepala SMAN 2 Pringsewu, Budi Susanto mengatakan kegiatan Paseba dan Penguatan Pembelajaran Berbasis Lingkungan ini merupakan wujud nyata bahwa SMAN 2 Pringsewu tidak hanya berfokus pada program akademik semata, namun pihaknya juga mencoba untuk mengimplementasikan program kokurikuler tersebut.

Sementara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah II Provinsi Lampung diwakili Kasubbag TU Minda T.Putri, berharap Kegiatan Paseba dan Penguatan Pembelajaran Berbasis Lingkungan ini dapat meningkatkan mutu dan kualitas peserta didik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait