Mahasiswa Teknokrat Ciptakan Simba Smart Health System, Pantau Kesehatan Ikan Lewat IoT
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr Nasrullah Yusuf saat meninjau pameran kreativitas mahasiswa Teknokrat 'Simba Smart Health System'.-Foto Universitas Teknokrat Indonesia-
RADARLAMPUNG.CO.ID- Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali unjuk kreativitas lewat pengembangan Simba Smart Health System, sistem pemantauan kesehatan ikan berbasis Internet of Things (IoT).
Inovasi ini ditampilkan dalam Academic Expo UTI 2026, yang digelar belum lama ini
Kegiatan ini juga dihadiri ratusan siswa SMA/SMK/MA se-Bandar Lampung dan Lampung Selatan.
Kehadiran para pelajar sekaligus memperkenalkan atmosfer akademik dan inovasi teknologi Teknokrat kepada generasi muda.
Simba Smart Health System dikembangkan oleh mahasiswa Program Studi Teknik Komputer dan Teknologi Informasi, yakni Bagas Hadi Prasetyo, Akbar Fitra Kusuma, dan Wawan Koswara, dibimbing dosen Heni Sulistiani.
BACA JUGA:Teknokrat Laksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat 'AI for Metaverse Creation' Di MAN 1 Metro
Sistem ini mengintegrasikan keahlian perangkat keras, sensor, sistem tertanam, hingga pengolahan data dan aplikasi digital, sehingga mampu memantau kesehatan ikan secara real-time.
Teknologi ini dilengkapi sensor suhu, pH, ultrasonik, PIR, kamera ESP32, buzzer/alarm, serta modul pengendali ESP32.
Data yang dikumpulkan dikirim otomatis ke platform digital dan dapat diakses melalui mobile maupun web.
Sistem ini bisa mengontrol suhu air, mendeteksi gelombang, memantau predator, hingga memberikan peringatan dini bila ada ancaman pada ekosistem kolam.
BACA JUGA:Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Pimpin Doa untuk Para Syuhada di Masjid Agung Al Hijrah
“Dengan teknologi ini, budidaya ikan tidak lagi tradisional, tapi lebih cerdas dan berbasis data. Harapannya, petani ikan bisa meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas skala usaha,” kata Bagas, salah satu pengembang.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr Nasrullah Yusuf, yang meninjau pameran menyampaikan apresiasi atas inovasi mahasiswa.
“Simba Smart Health System tidak hanya untuk pameran, tapi bisa dikembangkan menjadi produk unggulan yang bermanfaat bagi masyarakat dan sektor perikanan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
